Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Perbekel Se-Tabanan Putuskan Kontrak Jamsostek
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ditengarai banyak ketimpangan dan ketidakberesan dengan jumlah saldo dan administasi yang amburadul yang dilakukan Jamsostek. Membuat Perbekel se Kabupaten Tabanan geram dan memutuskan hubungan kerjasama antara Perbekel dengan pihak Jamsostek.
Hal itu telah tertuang dalam surat pemutusan hubunga kerjasama antara Perbekel dengan pihak Jamsostek yang ditandatangai para perbekel se-Tabanan. Surat tersebut rencananya di kirim besok, Rabu (20/5) ke kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Tabanan (BPMD).
Informsi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Perbekel dan perangkat desa telah memutuskan hubungan kerjasama dengan pihak Jamsostek melalui rapat yang digelar belum lama ini. Pemutusan kerjasama itu didasari atas berbagai ketimpangan dan ketidak beresan yang dilakukan pihak Jamsostek.
Salah satunya adalah jumlah saldo yang tidak sesuai dengan perjanjian, terdapat juga kesalahan teknis lainnya.. “keputusan
ini kami ambil karena adanya informasi ketidakberesan di tubuh Jamsostek,†jelas salah satu sumber. Hal itu juga dibenarkan oleh Ketua Forum Perbekel Tabanan I Made Suarsa SH yang dihubungi per telpon.
Dikatkannya, sejauh ini pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan BPMD selaku leading sektor para Perbekel untuk membuat berita acaranya. Diakuinya juga ada banyak ketidakvailidan data yang dimiliki oleh Jamsostek memicu rekasi dari teman–temannya sesama Perbekel.
Salah salah satunya, nama-nama Perbekel yang telah paripurna masih tercantum di dalam daftar Jamsostek. “tentunya kami juga meminta petunjuk dari Bapak Bupati agar permasalahan ini dapat dicaikan solusi terbaik,†harapnya.
Sementara itu Kepala BPMD Tabanan, Nyoman Sudarma yang dikonfirmasi terkait hal itu mengaku belum menerima laporan secara resmi adanya keputusan pemutusan kerjasama antara Perbekel dan perangkat desa dengan pihak Jamsostek. Memang diakuinya juga pernah didatangi oleh pihak Jamsostek yang mengatakan adanya masalah teknis dan masalah prinsip yang dihadapi Jamsostek.
“apabila kerjasama yang telah ada dilanjutkan maka pihak Jamsostek harus melakukan penataan ulang terlebih dahulu, seperti adanya beberapa nama Perbekel yang sudah paripurna masih terdaftar dan permasalahan teknis lainnya,â€pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan