Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
SMAN I Akhirnya Kembalikan Pungutan Liar
Tabanan
Senin, 6 Juli 2009,
19:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah terungkapnya kasus pungli di SMAN I Tabanan yang menodai dunia pendidikan Tabanan dan mendapat kecaman dari berbagai kalangan serta sorotan media massa, akhirnya SMAN I Tabanan membatalkan pungutan liar untuk satu bangku Rp 4 Juta.
Pihak SMAN I Tabanan akhirnya hanya memungut Rp 2,5 Juta seperti kesepakatan sebelumnya terhadap orang tua siswa. Menurut sumber kuat , Senin (6/7) tadi menyebutkan ia hendak membayar dan menyetor uang Rp 2,5 Juta dan Rp 4 Juta yang pernah disepakati sebelumnya.
-utadi pagi saya mengantarkan keponakan untuk mendaftar di Smasta. Saya telah menyiapkan uang Rp 6.5 juta untuk pembayaran, tapi hanya jadi bayar Rp 2.5 juta,- tandasnya.
Awalnya uang Rp 6,5 Juta itu digunakan untuk uang sumbangan dan pakaian seragam Rp 2,5 Juta dan Rp 4 Juta untuk membeli bangku. Uang Rp 4 juta itu merupakan sumbangan yang harus dibayarkan orang tua murid yang anaknya tidak memenuhi syarat seperti NEM nya kecil.
Teknisnya kata sumber, sumbangan itu ditulis kedalam amplop. -usiapa yang menyumbang lebih banyak, itulah yang diterima. Dan saya termasuk penyumbang paling kecil yakni Rp 4,5 Juta,- bebernya.
Masih menurut sumber, saat mendaftar ulang Senin (6/7) pihaknya tidak dipungut Rp 4 Juta, dan alasannya pun ia tidak tahu -uSaya tidak tahu, mendadak uang sumbangan lainnya tidak jadi dibayar. Mungkin karena pemberitaan koran,- ujarnya menerka-nerka
Sementara itu Dewan Pendidikan Tabanan A.A Suweca yang dihubungi juga mengatakan mendengar dikembalikannya pungutan liar oleh SMAN I Tabanan.
Meski mendengar namun pihaknya tidak percaya begitu saja dan tetap akan turun ke SMAN I Tabanan. -u kita akan turun cross cek lagi melakukan monitoring ke SMAN I Tabanan, - tegasnya.
Ia juga mengetahui kalau Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga telah dipanggil Bupati Tabanan. Rapat itu kata dia berlangsung tertutup, dan pihaknya tak mendapatkan informasi hasil dipanggilnya Kadisdik oleh Bupati Tabanan. (nod)
Pihak SMAN I Tabanan akhirnya hanya memungut Rp 2,5 Juta seperti kesepakatan sebelumnya terhadap orang tua siswa. Menurut sumber kuat , Senin (6/7) tadi menyebutkan ia hendak membayar dan menyetor uang Rp 2,5 Juta dan Rp 4 Juta yang pernah disepakati sebelumnya.
-utadi pagi saya mengantarkan keponakan untuk mendaftar di Smasta. Saya telah menyiapkan uang Rp 6.5 juta untuk pembayaran, tapi hanya jadi bayar Rp 2.5 juta,- tandasnya.
Awalnya uang Rp 6,5 Juta itu digunakan untuk uang sumbangan dan pakaian seragam Rp 2,5 Juta dan Rp 4 Juta untuk membeli bangku. Uang Rp 4 juta itu merupakan sumbangan yang harus dibayarkan orang tua murid yang anaknya tidak memenuhi syarat seperti NEM nya kecil.
Teknisnya kata sumber, sumbangan itu ditulis kedalam amplop. -usiapa yang menyumbang lebih banyak, itulah yang diterima. Dan saya termasuk penyumbang paling kecil yakni Rp 4,5 Juta,- bebernya.
Masih menurut sumber, saat mendaftar ulang Senin (6/7) pihaknya tidak dipungut Rp 4 Juta, dan alasannya pun ia tidak tahu -uSaya tidak tahu, mendadak uang sumbangan lainnya tidak jadi dibayar. Mungkin karena pemberitaan koran,- ujarnya menerka-nerka
Sementara itu Dewan Pendidikan Tabanan A.A Suweca yang dihubungi juga mengatakan mendengar dikembalikannya pungutan liar oleh SMAN I Tabanan.
Meski mendengar namun pihaknya tidak percaya begitu saja dan tetap akan turun ke SMAN I Tabanan. -u kita akan turun cross cek lagi melakukan monitoring ke SMAN I Tabanan, - tegasnya.
Ia juga mengetahui kalau Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga telah dipanggil Bupati Tabanan. Rapat itu kata dia berlangsung tertutup, dan pihaknya tak mendapatkan informasi hasil dipanggilnya Kadisdik oleh Bupati Tabanan. (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026