Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 30 Juni 2026
Masak Mie Rebus, Rumah Kos Ludes Terbakar
Denpasar
Selasa, 4 Agustus 2009,
18:42 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepanikan warga terjadi di Jalan Kecubung Gang Soka, Denpasar Timur, Selasa (4/8) tadi pagi. Dua rumah kos bertembok batako yang dihuni oleh Sudirman (52) dan Pasek alias Songkol terbakar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu dan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kuat dugaan, penyebab kebakaran itu akibat kompor minyak tanah meledak. Saat kejadian, anak Songkol, Kadek Dwi Bagus Rena Kristiana (12) kelaparan dan memasak mie rebus.
Saksi mata di lokasi kejadian menerangkan, terbakarnya dua rumah tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 wita. Menurut saksi mata, api muncul pertama kali di dapur Songkol.
" Saya dari sekolah dan pulang untuk ambil buku. Kebetulan jam istirahat. Saya lapar dan mau masak mie," ucap Bagus Rena di lokasi kejadian.
Saksi kemudian memasak mie instant rebus dengan menggunakan kompor minyak tanah. Usai memasak mie, Bagus Rena bermaksud memadamkan apinya yang menyala di kompor dengan menggunakan cipratan air. Api bukannya langsung padam, malah makin membesar.
Di sisi kompor terdapat kardus yang mudah terbakar, maka kobaran api menjalar ke sana. Api pun makin membesar dan warga pada berteriak minta tolong. Warga yang panik dengan peristiwa kebakaran itu berupaya melakukan pertolongan pertama, menyiramkan air dengan menggunakan alat seadanya.
Selang beberapa lama, sejumlah mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi kebakaran. Upaya pemadaman terhambat karena mobil PMK tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran. Gang menuju ke lokasi kebakaran sangat sempit dan tidak bisa dilalui mobil PMK.
Petugas akhirnya menyambung selang untuk bisa menjangkau lokasi kebakaran. Satu jam kemudian api dapat dipadamkan dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Ditemui dilokasi, Kapolsek Dentim AKP I Gede Ariantha mengatakan, pihaknya kini masih menyelidiki kebakaran tersebut.
"Meski ada dugaan kebakaran disebabkan kompor minyak tanah dan untuk memastikannya harus diselidiki dulu," tegasnya kepada beritabali.com. (Spy)
Kuat dugaan, penyebab kebakaran itu akibat kompor minyak tanah meledak. Saat kejadian, anak Songkol, Kadek Dwi Bagus Rena Kristiana (12) kelaparan dan memasak mie rebus.
Saksi mata di lokasi kejadian menerangkan, terbakarnya dua rumah tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 wita. Menurut saksi mata, api muncul pertama kali di dapur Songkol.
" Saya dari sekolah dan pulang untuk ambil buku. Kebetulan jam istirahat. Saya lapar dan mau masak mie," ucap Bagus Rena di lokasi kejadian.
Saksi kemudian memasak mie instant rebus dengan menggunakan kompor minyak tanah. Usai memasak mie, Bagus Rena bermaksud memadamkan apinya yang menyala di kompor dengan menggunakan cipratan air. Api bukannya langsung padam, malah makin membesar.
Di sisi kompor terdapat kardus yang mudah terbakar, maka kobaran api menjalar ke sana. Api pun makin membesar dan warga pada berteriak minta tolong. Warga yang panik dengan peristiwa kebakaran itu berupaya melakukan pertolongan pertama, menyiramkan air dengan menggunakan alat seadanya.
Selang beberapa lama, sejumlah mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi kebakaran. Upaya pemadaman terhambat karena mobil PMK tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran. Gang menuju ke lokasi kebakaran sangat sempit dan tidak bisa dilalui mobil PMK.
Petugas akhirnya menyambung selang untuk bisa menjangkau lokasi kebakaran. Satu jam kemudian api dapat dipadamkan dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Ditemui dilokasi, Kapolsek Dentim AKP I Gede Ariantha mengatakan, pihaknya kini masih menyelidiki kebakaran tersebut.
"Meski ada dugaan kebakaran disebabkan kompor minyak tanah dan untuk memastikannya harus diselidiki dulu," tegasnya kepada beritabali.com. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026