Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pengemudi

Beritabali.com, Denpasar

Selasa, 15 September 2009, 21:55 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang pengemudi mobil sedan menabrak seorang pengendara motor hingga tewas dan kemudian kabur. Dalam pelarian, ia kembali menabrak seorang anak hingga luka parah.



Pengemudi gila dan tak bertanggung jawab ini bernama Jerry L Harnadi (42) tinggal di Jalan Gunung Agung No 113 Denpasar.
Ia menabrak tiga orang sekaligus. Seorang remaja terseret sepanjang 5 meter



Remaja berusia 13 tahun yang bernama Meutia Fahmi (13), kini masih dirawat intensif di RSUP Sanglah dengan kondisi mengenaskan.

Meutia mengalami patah tangan kanan, kaki kanan dan bahu kiri. Di rumah sakit yang sama, dua korban lainnya masih menjalani perawatan.

Peristiwa ini bermula saat Jerry mengemudikan mobil Baleno. Mobil dikemudikan dalam kecepatan tinggi.

Menurut Kasat Lantas, Kompol Jaladri SIK, setibanya di Jalan Raya Sesetan persis didepan Banjar Gaduh Denpasar, mobil Jerry menabrak dari belakang motor yang dikemudikan oleh Komang Gede Anom (45).

Korban yang tinggal di jalan Tegal Wangi Gang Taman Ayu Denpasar Selatan tewas seketika dengan kondisi cedera kepala berat.

“Dia meninggal akibat kepalanya mengalami luka cedera kepala berat,” ujar Jaladri, pada Selasa (15/9).
Jerry kemudian kabur dan melarikan mobilnya menjauh dari lokasi.

Seorang saksi di lokasi kejadian Husnul Fahmi (43) bersama anak perempuannya Meutia Fahmi (13) akhirnya mengejar mobil baleno tersebut.

Di seputaran Jalan Pulau Tarakan Denpasar, Fahmi berinisiatif menghadang mobil. Mobil pun dihentikan persis di depan sepeda motor.

Begitu berhadapan, Fahmi langsung turun, tapi dia lupa anaknya masih di atas motor.

Dasar edan. Begitu Fahmi turun, Jerry menambah kecepatan mobil dan menabrak Fahmi. Namun lelaki itu berhasil menghindar.



Mobil akhirya menabrak sepeda motor yang masih diduduki anaknya Meutia.

Mobil itu menggulung Meutia hingga tubuh anak berusia 13 tahun itu masuk ke kolong mobil.

Pengemudi gila ini tidak menghentikan laju mobilnya namun memilih terus tancap gas hingga Meutia terseret seret sepanjang 5 meter.

Tubuh remaja itu pun babak belur. Tangan kanannya patah, bahu kiri dan kaki kanan ikut patah.

“Anak Fahmi terseret seret di kolong mobil sepanjang 5 meter. Korban mengalami patah tangan kanan, kaki kanan dan bahu kiri,” ujar Jaladri.

Meski sudah menabrak orang berkali-kali, Jerry tetap kabur meninggalkan para korbannya yang tergeletak di tengah jalan.

Aparat kepolisian Sat Lantas Poltabes Denpasar bergerak cepat mengejar pelaku. Beberapa lokasi bengkel ditelusuri.

Dua hari melakukan penyisiran, petugas berhasil menemukan mobil Baleno milik Jerry di bengkel Jalan Suli.

Saat ditemukan, mobil tanpa supir. Dari pengecekan petugas di Samsat diketahui pemilik awal adalah I Made Sukadana asal Banjar Juwet, Mengwi Badung.

Selanjutnya, setelah ditelusuri, si pemilik terakhir adalah Jerry.
Akhirnya, Jerry ditangkap di rumahnya, pada Senin (14/09) di rumahnya di Jalan Gunung Agung No 113 Denpasar



“Mobil Baleno sudah diamankan ke Mapoltabes Denpasar. Pelakunya masih diperiksa,” ungkapnya. (spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami