Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tegur Cewek Cafe, Oknum TNI Main Kepruk
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gara-gara cewek kafe yang diboncengnya ditegur oleh Kadek Yogi Suartawan (35), seorang oknum TNI tega menganiaya warga Banjar Munduk Kendung, Berangbang, Jembrana tersebut. Akibatnya, Yogi babak belur dihujani bogem mentah dari oknum TNI anggota Kompi Raiders 900 Jembrana.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (6/10), penganiayaan yang di Pasar Senggol Negara tersebut berawal ketika Yogi yang sedang asyik makan bakso di sebuah rombong menegur seorang cewek kafe yang datang dengan dibonceng oleh oknum TNI tersebut.
Selain membonceng cewek kafe, tentara itu juga membonceng temannya sesama tentara, ujar. Karena merasa kenal dengan cewek kafe yang belakangan diketahui bernama Fitri itu, bapak dua orang anak ini lalu menegurnya. Eh Fit, darimana kamu, ayuk makan yuk, aku yang traktir, kata Yogi menirukan kembali ucapannya.
Diduga lantaran cemburu karena cewek kafe yang diboncengnya ditegur oleh orang yang tidak dikenalnya, oknum TNI itu berang. Eh, kenapa nanya-nanya cewek aku kata Yogi menirukan ucapan oknum TNI tersebut.
Imbuh Yogi, tanpa basa basi, oknum TNI itu melayangkan bogem mentah ke bagian mata sebelah kiri hingga bengkak dan memerah. Lalu baju saya dipegang dan mulut saya dihajar berkali-kali, katanya.
Lantaran merasa terancam, Yogi mengaku sempat menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan pasar senggol tersebut. Setelah lari, saya baru ingat kalau teman saya masih di sana (pasar senggol) dan saya tidak bawa motor. Lalu saya balik lagi untuk mencari teman saya, terangnya.
Saat ingin mencari temannya itu, Yogi mengaku kembali menerima bogem mentah dari oknum TNI tersebut.
Saya dipegang lalu dipukul di leher. Malah saya sempat diseret ke markasnya dan dianiaya lagi di tempat itu hingga wajah saya bengkak dan gigi saya goyang, terangnya. Tidak terima dengan penganiayaan itu, lalu Yogi melaporkannya ke Polres Jembrana.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Selasa (6/10) membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Kami masih dalam tahap pengembangan dengan melakukan penyelidikan, pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun