Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Olah Limbah Hotel Untuk Penghijauan Lingkungan
Beritabali.com, Tanjung Benoa
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah makin tingginya tingkat pencemaran lingkungan saat ini, seorang pelaku pariwisata di daerah Tanjung Benoa Kabupaten Badung, Bali tetap fokus pada upaya pelestarian lingkungan. Semua limbah cair yang dihasilkan dari hotel miliknya, diolah dengan alat khusus dan digunakan untuk menghijaukan lingkungan hotel dan sekitarnya.
Sepintas, hotel Bali Tropic yang ada di kawasan wisata Tanjung Benoa Nusa Dua Bali ini mirip dengan hotel-hotel lainnya di Bali. Hotel ini sedikit berbeda karena dipenuhi pepohonan rimbun yang hijau dan asri.
Dari luas total 3 hektar, setengah lebih atau 1,8 hektar dari hotel ini merupakan kawasan hijau. Kebun rapi yang dipadu dengan kolam ikan dan pancuran air tampak di beberapa sudut hotel.
Sejak empat tahun yang lalu, perawatan kebun serta kolam ikan dan pancuran air di hotel ini sudah tidak bergantung pada air PDAM atau air bawah tanah. Semua kebutuhan air untuk perawatan kebun dan kolam ikan menggunakan air hasil pengolahan limbah cair.
Semua limbah cair dari kamar hotel, dapur, dan tempat cuci pakaian dialirkan ke dalam bak penampungan pengolahan limbah cair atau Sewage Treatment Plant (STP) yang ada di dalam areal hotel.
Di tempat pengolahan limbah cair seluas 10 kali 4 meter ini, semua limbah cair diolah dengan alat khusus senilai Rp 200 juta agar dapat digunakan kembali. Air yang sudah diolah kemudian di tampung dalam bak khusus berisi ikan untuk memastikan sudah bebas dari racun, ujar pemilik hotel, Jero Karang T Suarsana.
Air limbah yang sudah diolah ini, jelas Jero Karang, memiliki kandungan 29 ppm (partikel per milimeter) atau sudah tidak beracun dan bisa digunakan kembali.
Air hasil olahan ini selanjutnya digunakan untuk menyiram semua tanaman di hotel dan untuk keperluan pengisian air kolam ikan dan pancuran, ujar Jero Karang.
Selain bisa untuk menghijaukan lingkungan hotel, penggunaan alat pengolahan limbah cair ini juga terbukti dapat menghemat penggunaan air.
Dengan adanya alat pengolah limbah ini, penggunaan air di hotel ini dapat dihemat 30 persen dibanding sebelumnya, pungkas Jero Karang. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan