Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mayat Di Bima NTB Diduga I Gede Nirka

Rabu, 21 Oktober 2009, 16:18 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Harapan untuk melacak jejak I Gede Nirka (60), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Gilimanuk yang menghilang sejak Selasa (9/6) lalu kini menemui jalan terang. 

Diduga Nirka telah ditemukan menjadi mayat sejak menghilang lima bulan lalu menyusul ditemukannya mayat tanpa identitas pada pinggir hutan di wilayah Bima, NTB dengan mengenakan pakaian yang mirip yang dikenakan Nirka sebelum pergi meninggalkan rumahnya.


Dari informasi yang dihimpun, Rabu (21/10), kabar penemuan mayat tersebut berawal dari upaya penyelidikan jajaran intelejen kepolisian, baik Polres Jembrana maupun Polda Bali selama lima bulan.

Hingga akhirnya diperoleh kabar kalau ada penemuan mayat di wilayah hutan (300 meter dari pinggir jalan) atau sekitar empat kilometer dari kotamadya Bima, NTB.

Menurut informasi, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telah membusuk sehingga susah dikenali. Di sisi lain, tidak ada secarikpun identitas diri yang dibawa oleh mayat tersebut. Lantaran dianggap mayat tidak dikenal akhirnya setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat oleh Polres Bima mayat tersebut dikuburkan.

Kendati tidak disertai identitas diri namun dari pihak keluarga Nirka diperoleh informasi kalau pakaian yang melekat pada mayat tersebut mirip dengan pakaian yang dikenakan Nirka saat akan pergi meninggalkan rumah lima bulan yang lalu. Saat itu Nirka mengenakan baju kaos kotak-kotak dan celana panjang warna hitam dan ada logo penjahit di Melaya.


Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana kepada awak media, Rabu (21/10) mengatakan untuk menindaklanjuti informasi tersebut pihaknya sudah mengirim Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Ketut Suparta beserta sejumlah anggotanya ke Bima untuk melakukan koordinasi lebih lanjut pada Selasa (20/10).

Pihak keluarga korban juga ada yang ikut untuk mengecek apakah mayat yang ditemukan itu memang benar Gede Nirka, terangnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta ketika dihubungi, Rabu (21/10) mengatakan setelah melakukan koordinasi dengan Polres Bima diketahui kalau mayat tersebut ditemukan telah membusuk pada 10 Juli lalu di dekat hutan.

Menurutnya, kendati telah diumumkan di media setempat namun tidak ada satu pihakpun yang mengakuinya. Karena tidak ada yang mengakui akhirnya dikuburkan, ujarnya.

Suparta menambahkan kehadiran pihak Polres Jembrana akan menggali makam tersebut di kuburan Rabangdu, Bima untuk dikirim ke rumah sakit.

Nanti mayatnya akan diotopsi dulu. Kami juga akan ambil sampel mayatnya untuk dikirim ke Labfor guna dites DNAnya agar bisa segera dipastikan apakah mayat tersebut benar mayat Gede Nirka atau bukan. Jadi untuk memastikannya kami perlu berbagai upaya, jelasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami