Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 26 Juni 2026
Penularan Melalui WPS Meningkat 20%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan Penelitian Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Bali menunjukkan peningkatan penularan HIV/AIDS melalui wanita pekerja seks (WPS) di Bali dalam satu tahun terakhir mencapai 20 persen. Kondisi ini lebih buruk dari tahun sebelumnnya yang hanya mencapai 18%
Koordinator Program KPAD Bali Yahya Anshori pada keterangannya di Denpasar, Senin (30/11) menyebutkan salah satu faktor yang memicu peningkatan penularan HIV/AIDS melalui wanita pekerja seks adalah cukup banyak pekerja seks yang kini juga bekerja sebagai pegawai cafe.
Selain itu tempat hiburan malam seperti cafe kini juga telah merambah daerah pedesaan. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya jumlah kasus HIV/AIDS di daerah-daerah pedesaan.
”Ini harus diwaspadai wanita pekerja seks yang beralih profesi sebagai pegawai cafe dan korbannya adalah pemuda desa yang cukup polos. Ini menyebabkan meningkatnya kasus-kasus penyakit kelamin di daerah pedesaan,” kata Yahya Anshori.
Koordinator Program KPAD Bali Yahya Anshori menyatakan peningkatan penularan HIV/AIDS melalui wanita pekerja seks ini juga terjadi akibat rendahnya kesadaran pelanggan menggunakan kondom. Dimana dari hasil survey KPAD Bali tingkat kesadaran penggunaan kondom hanya mencapai 40 persen.
Berdasarkan data KPAD Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali hingga Agustus 2009 mencapai 3000 kasus. 66 Persen diantaranya penularannya melalui hubungan seksual dan 23 persen penularannya melalui IDU (penggunaan jarum suntik narkoba secara bersama-sama)
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun