Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Densus 88 Tambah Pasukan Di Pelabuhan Gilimanuk

Rabu, 16 Desember 2009, 17:04 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Mengantisipasi gerakan teroris menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Detasement Khusus 88 Polda Bali bergerak cepat mengamankan wilayah pintu masuk Bali. Tiga hari terakhir ini pihak Densus 88, menambah pasukannya untuk menjaga Pelabuhan Gilimanuk.

Menurut Ka Densus 88 Kombes Pol Anom, penambahan pasukan yang dipimpin Kompol Herlan Susilo, untuk mengawasi dan memeriksa masuknya barang lewat transprotasi darat.

Tapi, kata Kombes Anom, pihaknya masih memiliki kendala karena tidak adanya alat pendeteksi barang muatan transportasi.

Kita tidak punya X-ray kargo untuk mendeteksi barang yang masuk lewat transportasi darat, ungkapnya.

 



Diakuinya, sejumlah kelompok teroris seperti Dr Azahari, Noordin Moh Top, sudah tewas ditembak, dalam operasi tim Densus 88 mabes Polri. Tapi sel sel jaringan para teroris masih ada dan harus diantisipasi.

Pulau Bali, katanya, tidak akan mungkin dijadikan lokasi pembentukan kelompok teroris. Tapi Bali bisa saja menjadi target para teroris, karena Bali adalah daerah pariwisata terkenal di dunia. Tapi, apabila Bali terganggu dengan ancaman ancaman teroris, akan tersebar keseluruh dunia.

Ditegaskannya, serangan teroris beragam aksi. Ada menggunakan bom bunuh diri dan bom mobil. Untuk itulah, tim Densus 88, akan terus bekerja keras untuk mengantisipasi masuknya bahan peledak ke Bali.

Dengan ditambahnya pasukan di pelabuhan Gilimanuk, sistem antisipasi masuknya bahan peledak sudah kita lakukan, tegasnya, saat pertemuan Kapolda Bali dan pemimpin redaksi media massa, Rabu (17/12). 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami