Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tiga Lokasi Penjual Petasan Dirazia, Ratusan Petasan Disita
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna menciptakan malam tahun baru bebas dari petasan, aparat keamanan gabungan, tadi siang Rabu (30/12), menggelar razia tiga lokasi penjualan petasan di eputaran Jalan PB Sudirman, Renon dan Teuku Umar Denpasar. Sedikitnya ratusan petasan berbagai jenis yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah disita.
Dalam pengamatan beritabali.com, razia petasan berlangsung sekitar pukul 11.30 Wita dan dipimpin Kabag Ops Poltabes Denpasar Kompol Tomy Bambang. Sebanyak 1 pleton
satuan Koramil, 60 personil polisi dan Satpol PP diikutkan dalam razia tersebut.
Tim gabungan awalnya bergerak ke seputaran Jalan PB Sudirman. Beberapa penjual petasan yang menggunakan sepeda dayung, kaget setelah melihat petugas datang. Tidak
banyak yang bisa mereka perbuat, kecuali pasrah, petasan mereka disita petugas.
Namun banyak pula para penjual petasan yang pintar berdagang petasan. Agar tidak diketahui petugas, petasan mereka sembunyikan di semak semak. Meski demikian,
petugas sudah mengantisipasinya dan mengambil petasan yang disembunyikan.
Aparat keamanan hanya menyita petasan yang tergolong berbahaya. Petasan tersebut berdaya ledak tinggi, yang bisa memicu kebakaran. Masing masing petasan berdiameter 2,5 inci, besar lingkaran 5 cm dan panjang 2 meter.
Setelah menggelar razia di seputaran Jalan PB Sudirman, aparat keamanan bergerak ke kawasan Renon dan Jalan Teuku Umar. Di dua lokasi itu, petasan yang sama disita dari para
pedagang. Ratusan petasan langsung diamankan di Poltabes Denpasar.
Para pedagang sedikit kesal dengan razia tersebut. Sebab, mereka mengaku sudah membayar biaya per hari untuk berjualan.
Menurut Yanto, setiap harinya, mereka dipungli sebesar Rp 20 ribu oleh preman setempat.
“ Waktu jualan pertama, kami membayar Rp 10 ribu. Setelah banyak yang membeli mereka menaikkan harga Rp 20 ribu, apalagi sekarang malam tahun baru sudah dekat. Banyak
preman yang bergantian datang untuk mengambil, kata mereka kami pasti aman. Nyatanya disita juga,” ujar Yanto pedagang yang berjualan di PB Sudirman.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan