Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ratusan Botol Mikol Bodong Dimusnahkan
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah memiliki kekuatan hukum tetap, ratusan botol minuman beralkohol (mikol) dimusnahkan. Sementara pemiliknya, Ni Nyoman Sukadani dan I Nyoman Rubita divonis denda dengan subsider kurungan.
Setelah terciduk oleh Satpol PP, Senin (25/1) lantaran menjual mikol tanpa ijin, 404 mikol golongan B dengan kadar alkohol 14,7 persen yang ditemukan di Toko Terus Jaya milik Ni Nyoman Sukadani, warga Kelurahan Loloan Timur, Jembrana dan di Grosir Andre milik I Nyoman Rubita, warga Kelurahan Baler Bale Agung, Jembrana dimusnahkan, Rabu (10/2) menyusul turunnya vonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara.
Baik Sukadani maupun Rubita divonis bersalah telah melanggar pasal 4 ayat 1 dan pasal 14 Perda Nomor 6 Tahun 2007 tentang
Pengawasan Minuman Beralkohol. Sukadani divonis denda Rp. 1 juta dengan subsider 10 hari kurungan sedangkan Rubita divonis lebih ringan yakni denda Rp. 750 ribu subsider 7 hari kurungan.
Pemusnahan mikol ini dilakukan oleh Bupati Jembrana, I Gede Winasa bersama pejabat Muspida lainnya di depan Kantor Bupati Jembrana. Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Wiratma menyebutkan ratusan mikol yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi anggotanya sebagai langkah penegakan Perda di Jembrana.
Pemusnahan mikol ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh Pol. PP, ujar Wiratma. Sementara itu Winasa menyebutkan operasi mikol tidak cukup hanya dilakukan aparat Kepolisian saja, aparat Pol. PP juga sangat memungkin untuk melakukannya, karena Pol.PP berfungsi sebagai penegak Perda.
Kalau ada yang melanggar Perda, Pol. PP punya wewenang untuk melakukan tindakan, ujarnya. Winasa mengaku tidak bisa menghentikan produsennya tapi hanya bisa mengendalikan saja. Kita tidak bisa menghentikan produsennya tetapi kita kendalikan dengan mengecek peredaran dan perijinannya, tegasnya.
Pemusnahan dilakukan dengan cara memukulnya satu persatu dengan palu yang diawali oleh Winasa bersama Muspida Jembrana. Cairan alkohol yang meluber hingga ke jalan menimbulkan bau yang sangat menyengat.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan