Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Penyengker Roboh, Tiang Listrik Timpa Rumah
Beritabali.com, Kubutambahan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan yang mengguyur Buleleng sejak tiga hari berturut-turut mengakibatkan sebuah penyengker merajan panti Pasek di Desa Tajun Kecamatan Kubutambahan roboh, bahkan sebuah tiang listrik roboh menimpa sebuah rumah, dan juga di jalur Singaraja Seririt sebuah pohon asam tumbang hingga memacetkan arus lalu lintas.
Satu rumah milik keluarga Ketut Wirata di Desa Tajun Kecamatan Kubutambahan, Minggu (16/5) ditimpa tiang listrik yang roboh akibat hujan, selain itu di Desa Tajun, penyengker Merajan Panti Pasek yang diukir dengan pasir melelo longsor dan roboh akibat guyuran hujan tanpa henti sejak tiga hari terakhir.
Begitu terima laporan, kami langsung ke lokasi. Kami sudah ambil langkah-langkah termasuk koordinasi dengan pihak PLN untuk segera memindahkan tiang listrik yang menimpa rumah warga itu dan melakukan pendataan, ungkap Camat Kubutambahan Made Suyasa.
Sementara, guyuran hujan di Buleleng juga mengakibatkan sebatang pohon asam di pinggir jalan Singaraja Lovina roboh, tepatnya di sebelah barat Pasar Ikan di wilayah Desa Anturan hingga mengakibat arus lalu lintas macet total.
Saya sudah koordinasi dengan Dinas PU Buleleng, dan staf DPU sedang menyingkirkan pohon asam itu, papar Camat Buleleng Ketut Susila. Selain mengakibatkan kemacetan yang panjang, robohnya pohon asam besar di Anturan juga mengakibatkan sebuah mobil terserempet pohon asam tersebut hingga mengakibatkan ringsek kecil pada bagian atas.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang