Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
3 Hakim PN Denpasar Diadukan ke Komisi Yudisial
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat 3 orang Hakim pengadilan negeri Denpasar dilaporkan ke Komisi Yudicial karena dinilai terlibat dalam rekayasa hokum secara sistematis dan diduga terlibat praktek mafia hukum. Ketiga hakim tersebut yaitu Sigit Sutanto, Amser Simanjuntak dan IGABK Wijaya Adhi.
Ketiga Hakim diajukan ke Komisi Yudisial oleh Arif Sugiarto yang merupakan seorang saksi dalam kasus pembunuhan pasangan suami-istri pemilik Toko Sejahtera di Denpasar pada Desember 2009.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Kuasa Hukum Arif Sugiarto melalui Wayan gendo Suardana pada keteranganya di Renon, Rabu (30/6) menyatakan ketiga majelis hakim telah secara jelas melakukan rekayasa hukum secara sistematis dengan menyatakan Arief Sugiarto sebagai otak pelaku pembunuhan hanya berdasarkan keterangan terdakwa pelaku pembunuhan Wayan Agus Indriyanto dan Fahrudin. Padahal Arief Sugiarto tidak pernah kenal dengan kedua terdakwa.
Sangat aneh hakim menyebut-yebut Arief Sugiarto sebagai otak pelaku, padahal dia saksi, tidak pernah diperiksa, ujar Gendo Suardana.Kuasa Hukum Arif Sugiarto melalui Wayan gendo Suardana menegaskan selain melaporkan ketiga hakim tersebut ke Komisi yudisial, juga melaporkan para hakim ke Mahkamah Agung, Satgas pemberantasan Mafia Hukum dam Komnas HAM.
Gendo juga mengakui melaporkan dua orang jaksa dari kejaksaan Negeri Denpasar ke Kejaksaan Agung. Kedua jaksa tersebut yaitu Anak Agung Satya dan I Gusti Nyoman Widana.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan