Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Denpasar Tuan Rumah Pelatihan Kelola Kota Pusaka
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kota Denpasar menjadi tuan rumah Pelatihan dan Pengelolaan Kota Pusaka yang akan dihadiri 35 Walikota Se-Indonesia yang juga sebagai Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).
Dijadikannya Kota Denpasar sebagai tuan rumah Pelatihan dan Pengelolaan Kota Pusaka sangat tepat untuk mewujudkan kota Denpasar kreatif berbasis budaya unggulan.Demikian disampaikan Kepala Bappeda Kota DenpasarAnindya Putra yang juga sebagai Koordinator Pelaksana mewakili Walikota Denpasar saat membuka Workshop Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemda dalam Pengelolaan Kota Pusaka yang dihadiri oleh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Denpasar, Selasa (6/7) di Hotel Werdha Pura, Sanur.
Whorkshop ini menghadirkan pembicara Prof. Michael Romanos dari College of Design Architecure, Art & Planning, University of Cincinati, Ohio-USA yang akan memberikan paparan pengantar pelatihan. Disamping itu juga akan menghadirkan 3 pembicara dari Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI).
Lebih lanjut Nindya Putra menambahkan Pemerintah Kota Denpasar memiliki agenda besar lima tahun kedepan yaitu peningkatan pelayanan publik tidak saja dalam kontek perijinan tetapi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
Direktur Eksekutif BPPI, Catrini P. Kubontubuh dalam laporannya mengatakan pelatihan ini dapat membarikan kontribusi besar khususnya dalam pembangunan ekonomi kreatif yang memadukan ide seni dan teknologi.
Sehingga melalui pengelolaan pusaka dapat mewujudkan pengembangan ekonomi industri dari produk kerajinan dan seni budaya serta pengembangan ekonomi pariwisata berbasis keindahan alam. Sehingga diharapkan memiliki nilai ekonomi tinggi yang akan menjadi daya saing dalam ekonomi baru.
Disamping memberikan kontribusi dibidang ekonomi pelesatrian pusakan juga memberikan kontribusi dalam penciptaan lapangan kerja, pemanfaatan tenaga dan keahlian lokal serta peningkatan usaha sekala kecil sampai pada strategi efektivitas ekonomi kota. Sehingga dengan itu semua akan menarik masuknya industry dalam pengelolaan pusaka.
Pelatihan yang dilakukan kali ini dimaksudkan untuk mendorong dan memperkuat teknik pelestarian dalam mengasah kepekaan dan wawasan kepedulian akan pelestarian pusaka didaerah masing-masing. Disamping itu juga diharapkan mampu membangkitkan kewirausahaan pusaka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan