Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pemprov Rencanakan Bangun PLRL
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali mempertimbangkan untuk membangun pembangkit listrik ramah lingkungan (PLRL) guna memenuhi kebutuhan listrik yang terus tumbuh di Bali. Menurut rencana pembangkit listrik yang akan dibangun merupakan pembangkit tenaga surya atau tenaga angin.
Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng pada keteranganya di Renon (23/9) menyatakan pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan ini kini masih dalam tahap kajian akademis.
Menurut rencana, apabila nantinya pembangkit listrik ramah lingkungan ini berhasil dioperasionalkan maka pemerintah provinsi Bali akan memberlakukan tarif lokal atau tarif yang berbeda dengan tarif PLN.
Jadi kita bisa melakukan tarifnya itu sesuai dengan kemampuan masyarakat, dalam undang-undang kita dibenarkan untuk mengatur, ujar Ketut Teneng.
Ketut Teneng menyebutkan selama ini pemerintah provinsi Bali telah mencoba mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya, namun sifatnya masih untuk satu rumah yang dipasang pada rumah-rumah penduduk yang mendapatkan program bedah rumah.
Rumah-rumah penduduk tersebut terletak di daerah yang tidak terjangkau jaringan PLN.
Ketut Teneng berharap dengan adanya pembangkit listrik ramah lingkungan akan dapat mengurangi daftar antrian pelanggan PLN yang kini jumlahnya hamper sekitar 60.000 pelanggan di Bali. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan