Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Bus Bergambar Winasa Nglurung Polda Bali
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perayaan HUT Bhayangkari di Polda Bali, Jumat (15/10), sangat berbeda. Sebuah bus milik Pemkab Jembrana berada di areal Polda Bali, ditengah tengah perayaan HUT Bhayangkari di Polda Bali, pada Jumat (15/10). Ada apa gerangan?
Maklum saja, kecurigaan ini mengarah pada saat publik tengah menyoroti kasus dugaan korupsi Bupati Jembrana Prof. I Gede Winasa.
Bus tersebut, sejatinya, milik Pemkab Jembrana bergambar Winasa masuk ke areal parker Polda Bali. Setidaknya, bus plat merah dengan nopol DK 9027 W menjemput para Bhayangkari Polres Jembrana.
Bus bergambar Winasa dan di dinding sampingnya bertuliskan "Parade Budaya Nusantara’’ itu masuk areal parkir Polda Bali setelah perayaan HUT Bhayangkari usai.
Bus tersebut mengangkut anggota dari Polres Jembrana. Tatkala, sejumlah wartawan mengabadikan poto, supir bus ketakutan dan kabur keluar dari areal Polda Bali.
Masuknya bus bergambar Winasa menimbulkan persepsi dimasyarakat. Apakah antara Winasa dan lingkungan Polda Bali sudah saling damai dalam kasus yang membelit Bupati Winasa? Entahlah.
Tapi yang jelas, dua kasus yang menyeret Bupati terlama di Jembrana itu masih ditangani penyidik Sat. IV Tipikor Dit. Reskrim Polda Bali.
Herannya, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Gde Sugianyar tidak mau berkomentar, masuknya bus bergambar Winasa ke Polda Bali.
Ditanya soal perkembangan, Kombes Sugianyar menyerahkan kepada Kasat Tipikor AKBP Komang Suwirya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang