Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Putra Bali Rakit Robot Penjaga Rumah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) asal Bali saat ini tengah membuat robot yang dapat berfungsi untuk menjaga rumah. Jika sudah jadi, robot ini nantinya berfungsi memperingatkan pemilik rumah jika terjadi kebakaran, maling, hingga gas bocor.
Putra Bali pembuat robot ini bernama Putu Banitama Supartha. Pria kelahiran 5 Januari 1992 ini kini ia tengah menempuh studi Biomedical Engineering di Fakultas Teknik Elektro ITB Bandung.
Menurut pria yang akrab dipanggil Bani ini, robot penjaga rumah yang tengah dibuatnya bisa memperingatkan pemilik rumah via SMS atau bunyi alarm ketika ada kejadian di rumah seperti kebakaran, maling, gas bocor, banjir, dan sebagainya.
“Kalau siang, robotnya bisa dikontrol via remot kontrol, kalau malam hari, dia berubah jadi mode patroli otomatis. Untuk navigasi dia pakai sensor ultrasonic,” jelas Bani (28/2/2011).Menurut pria penghobi naik sepeda ini, cikal bakal robot penjaga rumah itu sudah dibuat setahun lalu, oleh mahasiswa Tehnik Elektro ITB angkatan 2005 bernama Ichwan.
“Waktu itu bentuk robotnya masih biasa, nggak ada sensor segala macam, robotnya bisa jalan aja. Kontrolnya pakai alat bernama accelerometer. Robotnya sempat disimpan setahun, tapi sebulan yang lalu robotnya ‘dibangkitkan' lagi buat proyek ISPO (Indonesian Science Project Olympiad ,” jelas putra pertama pasangan I Ketut Parwata dan Putu Sunadi ini.
Setahun yang lalu, cikal bakal robot penjaga rumah ini sudah mau berjalan. Namun sebulan lalu saat robot diberi program baru oleh perancang awalnya Ichwan, robotnya tidak mau jalan.“Nah tugas Bani pada awalnya cuma benerin kenapa robot itu nggak mau jalan, tapi belakangan ini disuruh nambahin sensor-sensor. Pada akhirnya malah nggak fokus ke perbaikan robotnya tapi terpencar ke desain hardware dan software untuk sensor-sensor tambahan,” jelas pria yang sejak kecil tinggal di Jakarta bersama orang tuanya.
Dengan adanya tambahan sensor, maka banyak sensor yang harus dimonitor oleh prosesor robot. Bani lalu membuat trik untuk penghematan daya karena robot menggunakan baterai.“Bani belum pernah bikin robot sebelumnya, jadi perlu tahap coba-coba, trial and error, sehingga development time memakan waktu lama.”
Fungsi robot nantinya akan ditambah vacuum cleaner, charge baterai otomatis, GPS untuk operasi outdoor, robotic arm, kamera, dan lain sebagainya, sesuai namanya multifunction robot.Dalam membuat robot ini, Bani dibantu oleh 4 orang siswa kelas 2 SMA. Bani hanya mengerjakan programming dan hardware design, sementara siswa SMA yang membantunya bertugas menyolder dan mengerjakan konstruksinya.
Robot penjaga rumah dengan nama official Multi Function Robot (MFR) ini pengerjaannya kini masih sekitar 50 persen. Masih diperlukan uji software dan hardware apakah semuanya sudah berjalan dengan benar atau masih perlu perbaikan.
Soal kapan target penyelesaian robot ini, Bani mengatakan belum menentukan target karena ia masih sibuk dengan kuliahnya di ITB.Hingga saat ini Bani mengaku sudah menghabiskan biaya sekitar Rp 6 juta lebih untuk membuat robot penjaga rumah ini. Bani berharap robot ini bisa cepat selesai dan bisa bermanfaat bagi banyak orang.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan