Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Genjot Pembangunan Bandara Buleleng

Minggu, 3 April 2011, 11:01 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik kembali menegaskan pentingnya dibangun sebuah bandara di Kabupaten Buleleng. Dengan adanya bandara di Buleleng, pembangunan di daerah Bali utara akan lebih pesat, seperti halnya kawasan di Bali Selatan.

[pilihan-redaksi]

Hal ini disampaikan Jero Wacik, saat membuka Pesta Kesenian Rakyat Singaraja, di Taman Kota Singaraja, Kamis (31/3/2011) lalu.

"Jika sudah ada bandara di Buleleng, maka investor akan berdatangan untuk berinvestasi di Buleleng. Ini sudah terbukti, dimana ada bandar udara, orang pasti akan berbondong-bondong datang ke tempat itu," ujar Jero Wacik di hadapan ribuan warga Buleleng.

Untuk mewujudkan bandar udara di Buleleng, kata Wacik, seluruh komponen masyarakat Buleleng diharapkan bersatu dan mendukung pelaksanaan pembangunan bandara tersebut.

"Bagi yang punya tanah agar merelakan tanahnya untuk dijadikan bandara, tentunya dengan ganti untung yang sesuai agar masyarakat juga tidak rugi," kata Wacik.

Menurut menteri asal Desa Batur Kintamani ini, proses pembangunan bandara di Buleleng saat ini sudah masuk dalam tahap survey lokasi yang dilakukan oleh tim ahli dari dinas perhubungan dan instansi terkait lainnya.

Untuk lokasi bandara baru di Buleleng, hingga kini juga belum bisa dipastikan dimana akan dibangun karena semuanya masih dalam kajian.

"Membangun sebuah bandara itu tidak bisa main-main. sekali membangun bandara untuk dipakai ratusan tahun. Jadi pemilihan lokasi harus tepat. Jangan sampai kita disalahkan anak cucu kita gara-gara salah memilih lokasi untuk membangun bandara," kata Wacik.

Jika bandara di Buleleng sudah dibangun, kata wacik, tidak hanya akan berpengaruh pada percepatan pembangunan di Bali utara saja. Namun juga akan berimbas pada wilayah di Bali bagian barat (Jembrana) dan Bali bagian timur (Karangasem).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami