Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelaku Mengaku Sering Beraksi Di Taman Kota

Rabu, 6 April 2011, 13:57 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sepak terjang pelaku aksi congkel sadel yang merupakan anak seorang polisi berpangkat bintara tinggi terus dikembangkan polisi, bahkan dari pendalaman pemeriksaan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Buleleng terungkap tiga aksi congkel sadel di Taman Kota Ngurah Rai Singaraja dilakukan pelaku.

[pilihan-redaksi]

Berdasarkan laporan yang masuk ke Mapolres Buleleng terkait aksi pencurian dengan pemberatan bermodus congkel sadel sedikitnya 13 kasus, namun dari laporan itu, pelaku I Gusti Ngurah Puja Diarsa (26), warga Dusun Darmayasa, Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng baru mengakui beraksi di tiga lokasi dan lokasi lainnya masih dikembangkan polisi.

Pelaku I Gusti Ngurah Puja Diarsa dalam pengakuannya saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng mengungkapkan, selain melakukan aksi congkel sadel juga kerap menyatroni mobil yang sedang parkir di pinggir jalan raya ataupu mobil yang ditinggalkan pemiliknya di rumah.

"Hp ini saya dapatkan dari mobil yang parkir disebuah counter, saya melihat hap langsung saya ambil, itu delapan bulan yang lalu di sekitar Desa Baktiseraga," ujarnya saat diinterogasi, Rabu (6/4) di Mapolres Buleleng.

Dari pengakuan pelaku juga terungkap, sebelumnya pernah ditahan polisi dalam kasus serupa, dimana saat itu berhasil beraksi dengan menyasar 24 sepeda motor di Taman Kota Singaraja maupun Lapangan Bhuwana Patra Singaraja.

"Dalam kasus yang sama dan menjalani tahanan selama setahun, saya mengambil barang untuk mendapatkan uang membeli baju dan keperluan saya sehari-hari," ungkap Diarsa kalem.

Pelaku yang merupakan anak seorang anggota polisi yang bertugas di Mapolres Buleleng juga mengaku sering melihat anggota Buser yang tengah melakukan pengawasan dan pemantauan di Taman Kota Singaraja, sehingga aksi curat tersebut tidak dilakukan, namun apabila tidak ada anggota polisi yang berjaga, pelaku dengan leluasa akan menyatroni sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami