Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Longsor Menerjang Pura Yeh Lalang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bencana Alam kembali menerjang Buleleng, kali ini terjadi di Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, dimana Bukit Tejakula yang membentang di belahan Buleleng Timur dihantam ucur-ucur (semacam air hujan yang berputar-putar seperti puting beliung) hingga mengakibatkan longsor dan menerjang Pura Subak Yeh Lalang.
Pura Subak Yeh Lalang yang diusung Warga Sangging di Dusun Suci Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, diterjang longsor akibat bukit yang berada diatas lokasi Pura tersebut dihantam Ucur-Ucur yaitu angin puting beliung yang membawa air, hingga Rabu (14/4/2011) mengakibatkan sebagian areal Pura Yeh Lalang ambrol, diantaranya tiga buah pelingih, satu bale pebatan, penyengker pura dan sebagian besar pondasi.
Dari pantauan Beritabali.com di lokasi peristiwa, Pura Yeh Lalang yang terletak dilereng bukit dengan kemiringan 70 derajat diterjang longsor dengan lebar 10 meter, bahkan hujan deras yang disertai volume air sungai yang besar menghanyutkan pelinggih dan bale pebatan yang diterjang longsor, demikian juga dengan areal yang tersisa di bagian selatan dengan empat pelinggih nampak sejumlah retakan dan tanah amblas sekitar 15 centimeter.
"Sebelum peristiwa longsor disertai mendung yang tebal dan hujan yang deras, hingga kemudian terdengar suara gemuruh dan mengakibatkan longsor di atas Pura," ujar Wayan Nuastawa, warga yang bermukin disekitar Pura Yeh Lalang.
Camat Tejakula, Gede Sandiasa saat meninjau lokasi musibah mengatakan, hantaman ucur-ucur yang mengakibatkan longsor menyebabkan sebagian besar kawasan Pura Yeh Lalang mengalami hancur secara total.
"Kerugian yang dialami masih belum diketahui karena masih dilakukan pendataan, ini disebabkan ucur-ucur yang datang bersamaan dengan hujan deras hingga menghantam bukit dan berakibat longsor," paparnya.
Longsor yang menerjang Kawasan Pura Yeh Lalang sekitar 10 meter itu tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya mengakibatkan kerugian material.
"Tidak ada korban jiwa dan dari musibah longsor ini, warga saya harapkan tetap waspada mengantisipasi adanya bencana alam dan juga menjaga kondisi lingkungan dengan membuat tanggul-tanggul hidup dengan penanaman pohon disekitar bukit," ujar Kapolsek Tejakula, AKP. Hendrik Pradinatha.
Sementara, untuk mencapai lokasi Pura Yeh Lalang yang memiliki lima mata air yang disucikan, menempuh jarak sekitar tiga kilometer dengan berjalan kaki, demikian juga dengan kondisi medan yang sangat berat dan melintasi sungai.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan