Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Masyarakat Minta Sosialisasi Dampak Geothermal
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meski telah mendapatkan penolakan dari seluruh elemen masyarakat Tabanan, namun pemerintah pusat kembali mengeluarkan Inpres untuk mengkaji ulang proyek Geothermal di Bedugul. Terkait hal ini, masyarakat Bedugul minta diberi penjelasan atau sosialisasi yang jelas, sebelum megaproyek ini dilaksanakan.
Seperti yang diutarakan oleh Perbekel Candi Kuning, Bedugul Made Mudita. Minggu (1/5) . Menurut mantan anggota DPRD Tabanan ini, pihaknya tidak bisa berbuat banyak atas turunnya inpres kaji ulang Geothermal Bedugul. "Bumi, air dan alam dimiliki negara, kami tidak bisa berbuat apa selain meminta kajian yang benar-benar matang dari para ahli," ujar Made Mudita.
Sebelum ada kegiatan baru lagi di lokasi proyek, pihaknya meminta kepada pemerintah, pihak ketiga untuk memberikan pejelasan kepada masyarakat dan turun ke banjar-banjar. "Karena selama ini dampak yang akan muncul terkait Geothermal belum semuanya diketahui oleh masyarakat kami yang jumlahnya sekitar 7 ribu jiwa," tandasnya.
"Kami hidup di wilayah dimana proyek geothermal ini berada. Secara langsung dampaknya pasti kami paling pertama kena," tegasnya. Dari 13 dampak proyek Geothermal baru 9 yang dapat diatasi. Sedangkan sisanya masih perlu kajian matang. Meskipun nantinya pemerintah memaksakan Geothermal tetap jalan, Mudita menegaskan Desa harus mendapatkan kontribusi. Pihaknya pun akan membuat sebuah kesepakatan yang di dalamnya nanti tercantum kontribusi yang didapatkan Desa Candikuning, Bedugul .
"Kami minta kontribusi untuk kelangsungan masyarakat Bedugul ke depan,"tandasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun