Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Gelombang 3 Meteran, Nelayan Takut Melaut
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ombak lain pantai selatan menunjukkan keganasannya sejak seminggu terakhir. Gelombang tinggi setinggi 3 meteran terus menerpa dengan interval yang begitu cepat.
Akibatnya para Nelayan di Tabanan tidak bisa melaut, dan juga mereka harus rela kehilangan alat tangkap (bubu) lobsternya yang dipasang lantaran tidak berani mengangkatnya ke tengah laut.
�selain tidak melaut mereka juga kehilangan bubu mereka, dan kejadian seperti ini sering dialami nelayan di laut selatan yang terkenal ganas,� ujar Plt. Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bali, I Ketut Arsana Yasa.
Setiap nelayan rata-rata memasang 40 hingga 50 bubu, harga sebuah bubu siap pasang Rp 80.000. Dengan demikian kerugian per nelayan di perkirakan mencapai 4 jutaan akibat gelombang tinggi tersebut.
�Kami berharap kepada pemerintah memperhatikan nasib para nelayan, baik berupa info ramalan cuaca untuk meminimalkan risiko force mayor maupun membantu nelayan menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP), sehingga nelayan kita tidak memaksakan diri melaut,� harapnya.
Menurut Sadam panggilan akrab Arsana tidak hanya nelayan Tabanan yang terkena himbas, hampir semua nelayan di Bali terkena dampaknya sejak Desember 2010.
�Semua mengalami cuaca buruk, angin kencang, gelombang tinggi, bahkan ada bencana gelombang pasang seperti yang terjadi di Singaraja - yang menghancurkan rumah nelayan setempat,� bebernya.
Yang bisa mereka lakukan dalam situasi begini hanyalah mengamankan jukungnya agar tidak terseret gelombang pasang. (gin)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman