Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bunuh Dagang Soto Ceker, Divonis Dua Tahun
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terdakwa kasus penganiayaan dagang soto ceker hingga meninggal dunia, I Wayan Budiasa alias Yanik (28) akhinya hanya divonis dua tahun penjara. Pada persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (13/1).
Majelis hakim pimpinan Agus Subekti SH, menyatakan terdakwa terbukti bersalah menganiaya yang mengakibatkan korban, Rusmantri, meninggal dunia.
Menurut hakim, perbuatan yang dilakukan terdakwa Yanik telah memenuhi unsur-unsur yang termuat dalam pasal 351 ayat 3 KUHP. Yakni tentang pengaiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal.
Menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan, vonis hakim.
Terdakwa memang sangat beruntung, vonis yang dijatuhkan majelis hakim itu hanya lebih rendah setengah bulan dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Gusti Nyoman Widana yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan 2,5 tahun.
Menanggapi putusan tersebut, kuasa hukum Yanik, Nengah Jimat, maupun JPU memilih untuk pikir-pikir.
Sebagaimana terungkap dalam dakwaan, perbuatan yang dilakukan Yanik terjadi pada 14 November 2010 sekitar pukul 04.30 di Jalan Bedugul 28 A, Sidakarya.
Peristiwa itu berawal saat terdakwa mabuk dan membeli soto ceker di warung Rusmantri. Merasa terlalu mahal, terdakwa lalu menghajar korban hingga tewas.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan