Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Seks "Gotong Royong" Perparah Penularan AIDS
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Persebaran penularan AIDS di Bali kini semakin sulit dikendalikan. Kondisi ini terjadi karena persebaran HIV/AIDS di Bali kini tidak hanya terkelompok pada kelompok beresiko, tetapi telah menyebar pada masyarakat umum. Kondisi ini diperparah dengan maraknya kafï hingga ke tingkat desa, dimana pelayannya adalah para wanita penjaja seks.
Direktur (Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) Bali Made Efo Suarmiartha pada keteranganya di Renon (30/7) mengatakan
kondisi yang lebih mengkhawatirkan penyebaran HIV/AIDS di Bali kini tidak hanya terfokus pada usia produktif.
Disisi lain peningkatan kasus HIV/AIDS juga di dorong oleh makin maraknya perilaku seks yang dilakukan secara 'gotong royong'.
Setelah kami telusuri jaringan seksualnya dia terbiasa dengan seks gotong royong, satu orang dengan delapan orang. Satu orang dengan delapan pelanggan. Dan tanda kutip juga usia muda. Maka yang menjadi kesimpulan sekarang adalah menekan penurunan HIV tidak bisa, papar Made Efo Suarmiartha.
Efo Suarmiartha menyebutkan upaya menekan jumlah kasus HIV/AIDS di Bali menjadi semakin sulit dengan adanya wanita penjaja seks yang bekerja ssecara indirect (tidak langsung).
Sementara berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali yang tercatat saat ini telah mencapai 4.500 kasus.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5753 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan