Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Seks "Gotong Royong" Perparah Penularan AIDS
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Persebaran penularan AIDS di Bali kini semakin sulit dikendalikan. Kondisi ini terjadi karena persebaran HIV/AIDS di Bali kini tidak hanya terkelompok pada kelompok beresiko, tetapi telah menyebar pada masyarakat umum. Kondisi ini diperparah dengan maraknya kafï hingga ke tingkat desa, dimana pelayannya adalah para wanita penjaja seks.
Direktur (Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) Bali Made Efo Suarmiartha pada keteranganya di Renon (30/7) mengatakan
kondisi yang lebih mengkhawatirkan penyebaran HIV/AIDS di Bali kini tidak hanya terfokus pada usia produktif.
Disisi lain peningkatan kasus HIV/AIDS juga di dorong oleh makin maraknya perilaku seks yang dilakukan secara 'gotong royong'.
Setelah kami telusuri jaringan seksualnya dia terbiasa dengan seks gotong royong, satu orang dengan delapan orang. Satu orang dengan delapan pelanggan. Dan tanda kutip juga usia muda. Maka yang menjadi kesimpulan sekarang adalah menekan penurunan HIV tidak bisa, papar Made Efo Suarmiartha.
Efo Suarmiartha menyebutkan upaya menekan jumlah kasus HIV/AIDS di Bali menjadi semakin sulit dengan adanya wanita penjaja seks yang bekerja ssecara indirect (tidak langsung).
Sementara berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali yang tercatat saat ini telah mencapai 4.500 kasus.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun