Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antisipasi Flu Burung, Pemkot Semprot Pasar Burung

denpasar

Selasa, 11 Oktober 2011, 22:08 WITA Follow
Beritabali.com

humas pemkot denpasar

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Merebaknya kembali kasus flu burung di Bali hingga merenggut jiwa dua orang bocah kakak beradik asal Kabupaten Bangli disikapi Pemerintah Kota Denpasar dengan melakukan langkah antisipasi. Hari ini, beberapa petugas dari  Dinas Peternakan Dan Kelautan Kota Denpasar melakukan penyemprotan di pasar Burung Satria.

"Penyemprotan akan terus diarahkan ketempat-tempat yang dianggap rawan seperti pasar, pemukiman dan lain-lain. Bahkan tidak itu saja, lalu lintas unggas yang datang dari luar daerah juga tidak luput dari pengawasan," ujar Gede Ambara, pejabat Plt. Kadis Peternakan dan Kelautan.



Dengan merebaknya kembali kasus flu burung, kata Ambara, penyemprotan yang biasanya dilakukan dua kali sebulan kali ini akan ditingkatkan intensitasnya menjadi tiga kali sebulan. Bahkan Rabu besok pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait akan melakukan pengawasan di beberapa ruas jalan yang menjadi jalur lalu-lintas unggas disamping melakukan pengawasan tetap ke pasar-pasar.

"Usaha ini dilakukan agar konsumen merasa tenang dan tidak takut untuk mengkonsumsi daging unggas," ucapnya.

Sedangkan Kasi Pengawasan Dan Pembinaan RPH Dinas Peternakan Dan Kelautan IB Suanda,ST yang ikut melakukan penyemprotan menambahkan jenis obat yang dipakai adalah jenis Disinfektan dengan takaran 10 ml Disinfektan dicampur dengan 1 liter air.

Menurutnya dengan campuran ini sudah cukup ampuh untuk mematikan jenis virus flu burung yang dikenal dengan virus H5N1. (ctg)


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami