Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Lezatnya Sate dan Rawon Gurita Mek
karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Abang. Masih ingat dengan Paul si Gurita dengan ramalannya yang bikin heboh pada Piala Dunia 2010? Jika gurita Paul yang semasa hidupnya tinggal nyaman di Akuarium Oberhausen Sea Life, Jerman dan 'menjadi' peramal skor bola, maka 'saudaranya' sesama gurita di Karangasem Bali dijadikan masakan sate dan rawon gurita yang lezat.
Warung yang menjual menu sate dan rawon gurita ini bisa Anda jumpai di jalan raya antara Kota Karangasem dan Pantai Tulamben, tepatnya di Dusun Labasari, Desa Abang, Karangasem, Bali.
Warung milik Ni Made Ririp ini udah menjual sate dan rawon gurita sejak 10 tahun lalu.
"Saya ingin menjual makanan yang berbeda dibanding warung makan lainnya, kalau menu ikan biasa kan sudah banyak yang jual," kata Ririp.
Untuk keperluan membuat sate dan rawon gurita, setiap harinya Ririp membeli 7 hingga 8 gurita ukuran besar. Gurita ini merupakan hasil tangkapan nelayan di wilayah Karangasem dan Buleleng.
"Setiap hari diperlukan sekitar 30 kilogram daging gurita segar, itu sekitar 7 hingga 8 ekor gurita ukuran sedang dan besar,"ujarnya.
Untuk membuat sate gurita, daging gurita segar terlebih dahulu direbus hingga matang. Setelah direbus, daging gurita dipotong-potong sebelum dipanggang.
"Untuk bumbu satenya, kita pakai kelapa dicampur tepung, dan aneka jenis bumbu lainnya termasuk cabe. Sementara untuk rawon gurita, masaknya hampir sama dengan membuat rawon dengan daging,"jelas Ririp.
Satu porsi sate dan rawon gurita dijual seharga Rp 15 ribu. Itu sudah termasuk nasi putih dan tambahan pepes ikan.
"Cukup murah pak, selama ini yang makan disini selain warga Bali yang kebetulan lewat juga turis-turis yang hendak menuju Amed dan Tulamben,"kata Ririp berpromosi.
Untuk diketahui, gurita adalah hewan moluska dari kelas Cephalopoda (kaki hewan terletak di kepala), ordo Octopoda dengan terumbu karang di samudra sebagai habitat utama. Gurita terdiri dari 289 spesies yang mencakup sepertiga dari total spesies kelas Cephalopoda.
Gurita dalam bahasa Inggris disebut Octopus (delapan kaki) yang sering hanya mengacu pada hewan dari genus Octopus. (dev)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan