Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
53 Warga Bali Awak Costa Concordia Masih di Italia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar menyatakan jumlah warga Bali yang bekerja di kapal pesiar Costa Concordia sebanyak 53 orang. Semuanya dalam kondisi selamat dan hingga kini masih berada di Italia. Data yang disampaikan BP3TKI Denpasar ini sedikit berbeda dengan data KBRI di Roma yang menyatakan terdapat 58 warga Bali yang bekerja di kapal Pesiar Costa Concordia, yang mengalami musibah tenggelam di sekitar Pulau Isola del Giglio, Italia, Sabtu (14/1/2012).
“Data yang kami sampaikan merupakan data yang diperoleh dari tiga agen penyalur pekerja kapal pesiar di Bali yakni PT Meranti Magsaysay, PT CTI, dan PT BGI,” jelas Kasi Penyiapan Penempatan BP3TKI Denpasar, Abri Danar Prabawa, di Denpasar (17/01/2011). 53 warga Bali yang bekerja di kapal pesiar Costa Concordia ini, kata Abri, berasal dari beberapa kabupaten di Bali seperti Buleleng, Karangasem, Gianyar, dan kabupaten Bangli.
“Di kapal pesiar Costa Concordia, TKI asal Bali bekerja di berbagai posisi mulai laundry, housekeeping, cook, hingga galley utility,” ujarnya. Hingga kini ke 53 pekerja asal Bali ini dikhabarkan masih berada di Italia. BP3TKI Denpasar belum mendapat informasi kapan para TKI asal Bali ini akan dipulangkan ke Indonesia.
Terkait ABK Costa Concordia ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma telah membuka posko pelayanan informasi. Bagi keluarga para ABK yang ingin mengetahui kondisi keluarganya di Italia, dapat menghubungi nomor +39-06-420099101.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang