Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bandara Ngurah Rai Bali Belum Penuhi Standar Internasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) menilai Bandara Ngurah Rai Bali hingga kini belum memenuhi standar pelayanan dan keyamanan sebagai bandara internasional. Bandara Ngurah Rai Bali diminta untuk segera melakukan pembenahan, karena hal ini dipastikan akan berdampak negatif bagi citra pariwisata Bali ke depan.
Ketua Asita Bali Al Purwa pada keteranganya saat dialog pariwisata di Renon, Selasa (7/2/2012) menyatakan cukup banyak hal yang menimbulkan ketidaknyamanan yang terjadi di Bandara Ngurah Rai Bali. Ketidaknyamanan tersebut seperti banyaknya konter penjual di areal bandara. Selain itu cukup banyak porter di areal bandara yang mondar-mandir, padahal wisatawan hanya memerlukan troli.
“Di airport yang canggih dimanapun di dunia, saya tidak melihat ada porter bergentayangan, namun di airport yang baik canggih di dunia yang ada adalah troli yang enak. Di sini (bandara) selama ini kami masih mendengar ada distorsi mengenai penyediaan dan pelayanan porter di airport,” ujar Al Purwa.
Al Purwa menyebutkan ketidaknyamanan lainnya adalah adanya retribusi masuk bandara, padahal areal bandara adalah areal publik. Seharusnya pihak Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara hanya memungut restribusi parkir. Menanggapi keluhan tersebut general manager Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Bali Purwanto menyatakan akan segera melakukan perbaikan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2857 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun