Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Waka Polri: Setiap Tahun 200-500 Polisi Dipecat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polri tidak akan segan-segan melakukan penindakan terhadap anggota yang bertindak arogansi terhadap masyarakat. Bahkan, setiap tahun, terdapat 200 hingga 500 personil sudah dipecat karena melakukan pelanggaran berat.
Demikian ditegaskan Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Waka Polri) Komjen Pol Nanan Sukarna, disela–sela kunjungannya ke Polda Bali, pada Kamis (10/05). Menurut Komjen Nanan, keluhan arogansi Polisi untu mengubah prilaku menjadi lebih baik, sudah ada sejak dulu. Justru Polri sejak 1998 lalu sudah mereformasi diri sesuai dengan harapan masyarakat.
“Masalah arogansi adalah masalah personel, tapi itu menjadi bagian dari image dari polisi secara keseluruhan. Polri sampai tingkat pimpinan bahwa kita komit sebagai pelayan prima bagi masyarakat,” tegasnya, usai gelar pertemuan dengan ratusan anggotanya di ruang Kemala Hikmah Polda Bali. Komjen Nanan menyebutkan, anggota personil yang tampil arogan dan yang tampil belum sesuai masyarakat merupakan
bagian yang harus dibenahi.
“Mari kita memberi motivasi terhadap anggota yang jumlahnya 400 ribu ini. Bahwa mereka banyak yang sudah tampilkan itu. Tapi biasa kalo yang sudah bagus tidak tampil nyeleneh dilapangan dan mereka Kalau sudah bagus itu yg tidak terlampir,” tegasnya. Dijabarkannya, bahwa dari 130 juta masyarakat yang harus dilayani, hanya 5000 orang saja yang komplin. “Ini jumlahnya sangat sedikit apalagi persentasinya di Bali 0,08 persen yang komplin,” ungkapnya.
Diterangkannya, komplinan masyarakat merupakan bagian dari pembinaan kedalaman apakah ada kesalahan sistem, apakah kesalahan pimpinan ataukah kesalahan perorangan. Menurutnya, Polri sudah menerapkan seluruh system yang ada. Bahkan sejak dalam penilaian ada 5 item ditahun 2011 dinilai sangat bagus.
Untuk itu, kata Komjen Nanan, perlu adanya pembenahan dari masyarakat sebagai bahan koreksi dan juga adanya pengawasan dari kalangan independen. Apakah itu kontrak, ombudsmen yang setiap saat memberikan masukan. Ditegaskannya, Polri juga telah melakukan penindakan tegas terhadap anggota yang melakukan pelanggaran. Setiap tahun katanya ada 200 sampai 500 anggota Polri yang dipecat. Terkait masalah pidana, disiplin hingga kode etik profesi.
“Kita selalu ada tampil sesuai kesalahannya. Untuk data saja tiap tahun 200-500 orang kita pecat. Itulah yang harus kita lakukan untuk mencapai reformasi Polri,” tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2278 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan