Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
2 Hotel di Kuta Digerebek, Puluhan Imigran Gelap Diamankan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aparat gabungan dari kepolisian dan imigrasi, hari ini (28/5/2012) menggerebek dua buah hotel melati di Kuta. Puluhan warga asing yang diduga imigran gelap diamankan.
Penggerebekan dilakukan di dua hotel berbeda yakni hotel Wisma Bima 2 dan Hotel Sriwijaya. Kedua hotel ini ada di wilayah Kuta. Operasi penggerebekan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Bali, Polsek Kuta, dan Imigrasi Bali. "Tempat mereka menginap ini sudah kita intai sejak dua hari,"jelas seorang petugas Polda Bali yang enggan disebut namanya.
Dari hasil penggerebekan ini, petugas mengamankan puluhan warga asing dari Afganistan, Iran, dan Pakistan. Beberapa warga Iran menolak untuk ditangkap. Mereka mengaku sebagai arsitek Iran dan sedang di Bali sebagai turis, bukan sebagai imigran gelap. Puluhan warga negara asing ini selanjutnya dibawa ke Polsek Kuta untuk diperiksa lebih lanjut. Belum ada penjelasan resmi dari pihak imigrasi Bali terkait hal ini.
Selain mengamankan puluhan warga asing yang diduga imigran gelap, polisi juga mengamankan seorang warga bernama Roni, yang diketahui mengurus penjemputan dan mencarikan tempat menginap untuk para warga asing ini. Namun Roni menolak dikatakan terlibat dengan para imigran ini.
"Saya hanya disuruh menjemput mereka di bandara dan mencarikan hotel tempat menginap. Saya tidak tahu mereka ilegal dan saya tidak ada kaitannya dengan mereka (imigran),"ujarnya di Polsek Kuta.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3329 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 736 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan