Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Partai Demokrat Munculkan Paket
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemilihan Gubernur Bali 2013 akan bergulir beberapa bulan lagi. Partai Demokrat Bali sudah mulai pasang ancang-ancang, diantaranya dengan memunculkan paket calon gubernur dan wakil gubernur 'Pastikamu'. Siapa mereka?
Paket cagub/cawagub 'Pastikamu' adalah paket yang memasang Gubernur Bali saat ini Made Mangku Pastika dengan Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta. Nama keduanya belakangan sudah sering disebut dalam berbagai kesempatan atau acara di lingkup Partai Demokrat Bali. Menanggapi hal ini, Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta menyatakan siap mendukung dan mensukseskan paket ini jika memang merupakan aspirasi kader partai dan keinginan masyarakat Bali.
" Jika aspirasi itu ada dan jika menguat pada saatnya, apalagi ada rekomenasi dari DPP dan Majelis Tinggi (Partai Demokrat), saya tentu siap. Jika paket 'Pastikamu' ini nantinya menguat hingga level paling bawah, tentu saya siap mendukung paket ini karena itu aspirasi dari kader bawah hingga majelis tinggi partai. Apalagi nanti perwakilan Partai Demokrat seluruh Bali sudah mendukung 'Pastikamu',"ujar Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta, di Denpasar, hari ini (11/6/2012).
Meski mendukung aspirasi paket 'Pastikamu', namun Mudarta menyatakan tidak mau terburu-buru, karena urusan pemilihan gubernur sepenuhnya merupakan kewenangan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) "Pak SBY juga telah menyarankan agar Demokrat jangan terburu-buru untuk membuat keputusan dan agar memperhatikan betul keinginan masyarakat. Biar masyarakat Bali tentukan pemimpinnya sendiri,"ujar Mudarta.
Mudarta menyatakan, SBY sudah mengetahui adanya aspirasi cagub-cawagub 'Pastikamu' ini dan sudah memberi dukungan. "Jika hasil surveynya bagus, pasti didukung karena itu cerminan dari keinginan masyarakat,"ujarnya. Ketika ditanya apakah dirinya siap hanya menjadi wakil gubernur dan bukan gubernur, Mudarta menyatakan siap menjadi wakil namun dengan syarat dan kondisi tertentu.
"Saya siap jadi wakil (gubernur), tapi harus ada MoU (perjanjian) dulu, ada job yang jelas, kewenangan harus jelas, tugas harus jelas, itu harus ada MoU nya juga. Jangan sampai wakil gubernur nanti tidur saja (tanpa ada tugas dan kewenangan). Komitmen itu harus disepakati terlebih dahulu agar seorang wakil gubernur juga bisa menjalankan agenda-agenda kerjanya dengan baik,"tegasnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan