Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bunuh Tahanan di Sel Tikus, 13 Napi Divonis Ringan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
13 orang narapidana Lapas Kerobokan Bali, dijatuhi vonis 8 bulan sampai 4 tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (3/10/2012). Mereka terbukti bersalah menganiaya seorang tahanan hingga tewas.
Ke-13 napi yang divonis antara lain Ahmad Yusuf, Suliyanto, Geru Agus Gerlawan, Ibran Effendi, Ridwan Herlambang, Zulkifkli, Dani Kurniawan, Ketut Arik Saputra, Wayan Sudana, Gde Mangku Mardika, Sang Made Sumerya, Wayan Budi dan Lem Tiang Soon, napi warga negara Malaysia.
Dalam putusannya, hakim menyatakan para terdakwa terbukti bersalah melakukan penganiayaan secara terang-terangan dan bersama-sama yang mengakibatkan meninggalnya seseorang sebagaimana diatur dalam pasal 170 KUHP. "Tindakan para terdakwa keji dan tidak berperikemanusiaan," kata ketua majelis hakim, Amser Simanjuntak.
Aksi penganiayaan ini menimpa Edy Suwito, tahanan Polsek Kuta yang baru sehari mendekam di Lapas Kerobokan, 11 Januari 2012lalu. Di Lapas terbesar di Bali itu, korban dijebloskan ke dalam sel tikus bersama ke-13 terdakwa. Belum lama mendekam di sel tikus, Edy langsung dihajar ramai-ramai oleh para terdakwa mulai sore sampai pagi hari. Para terdakwa juga menyulut rokok ke tubuh korban dan membakar kemaluan korban dengan korek api hingga akhirnya tewas.
Pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh dendam antara terdakwa Yusuf dengan korban terkait masalah penipuan. Ketika bertemu di penjara, terdakwa bersama rekan-rekannya menganiaya korban sampai tewas.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan