Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mafia Buronan Interpol Berhasil Ditangkap Di Bali
BERITABALI.COM, TABANAN.
Antonio Messicative Vitale (40) buronan interpol dalam kasus kejahatan konspirasi mafia dan penganiayaan berat yang menyebabkan korban tewas berhasil ditangkap Tim Mabes Polri dan Interpol di vila tempatnya menginap Jalan Basangkasa, Legian, Kuta, Bali.
Penangkapan terhadap pria kelahiran Palermo, Italia 18 April 1972 itu, setelah polisi berhasil mengetahui keberadaannya yang bersembunyi di sebuah vila di Legian.
"Dia ditangkap dinihari tadi sekitar pukul 02.00 Wita di Vila Puri Kecil-Kecil Kuta. Di negaranya, kejahatan ini diancam dengan hukuman 24 tahun penjara," ujar Kasubbid Penmas Polda Bali Ajun Komsaris Besar Sri Harmiti saat memberi keterangan resmi di Mapolda Bali, Jumat (7/12/2012).
Ditempat yang sama, Kanit Jatanras Polda Bali, Komisaris Pande Putu Sugiarta menyampaikan jika pria berkaca mata itu ditangkap berkat kerja sama polisi Italia, Mabes Polri dan Polda Bali. Saat tangkap, Antonino tidak melakukan perlawanan. Di villa yang dimiliki warga berkebangsaan Italia itu, Antonino sudah menginap selama 6 bulan lamanya.
Sugiarta menambahkan, petugas gabungan tidak kesulitan membekuk pria kelahiran Palermo, Italia tersebut. "Kami datang ke sini tanggal 6 Desember, keesokan harinya, tanggal 7 Desember 2012 melakukan penangkapan. Kami tidak mengalami kesulitan apapun, karena tidak melakukan perlawanan. Proses lebih lanjut kita serahkan kepada interpol," tegas Sugiarta.
Sementara itu, NCB Mabes Polri, Inspektur Satu Yudi Sroja menegaskan, pihaknya menerima red notice pada bulan lalu setelah perwakilan dari Kepolisian Italia tiba di Jakarta, langsung dilakukan analisis.
"Kami melakukan penyelidikan dua hari dan langsung melakukan penangkapan setelah medapatkan alamat," jelasnya. Petugas mengetahui keberadaan Antonino di Bali setelah pihak kepolisian Italia berhasil melacak keberadaan komunikasi yang dilakukan dengan menyadap laptop Antonino. "Dari hasil pemeriksaan Tim IT polisi Italia, dia berada di Bali. Laptop yang bersangkutan disadap. Sekarang, ke mana akan dibawa tersangka ini, kita menunggu perintah lebih lanjut ke mana dia setelah penangkapan," ungkap Yudi. Pihak Kepolisian Italia yang menjemput Antonino ke Bali, Andrea Vitalone menegaskan jika di negaranya Antonino merupakan bagian dari sindikat mafia. "Dia mafia narkoba, mafia perdagangan manusia dan penjualan senjata ilegal serta masih banyak yang lainnya," ucap Andrea.
Untuk sementara, Antonio kini masih dititipkan di tahanan Polda Bali sambil menunggu proses pemulangan ke negaranya untuk penanganan hukum selanjutnya. Buronan Italia yang terlibat kejahatan yang menyebabkan tewasnya korban diancam pidana 24 tahun penjara.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan