Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
WALHI Adukan Gubernur Bali ke Komisi Informasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali mengadukan Gubernur Bali ke Komisi Informasi Daerah Bali terkait sengketa informasi. Walhi mengajukan sengketa informasi publik karena Gubernur Bali tidak bersedia memenuhi permohonan informasi yang diminta.
Kordinator Divisi Hukum dan Advokasi Walhi Bali Wayan Adi Sumiarta dalam keteranganya di Renon (18/1/2013) mengatakan WALHI telah dua kali 2 kali melayangkan surat permohonan informasi kepada Gubernur Bali yaitu tanggal 2 November dan 3 Desember 2012. Namun permohonan tersebut belum dikabulkan dengan alasan masih dilakukan pengkajian. Padahal sebelumnya Gubernur Bali pernah berjanji akan membuka seluruh data terkait pemberian izin kepada PT. Tirta Rahmat Bahari
“Gubernur Bali mengeluarkan statement bahwa pemerintah akan membuka selebar-lebarnya informasi mengenai izin ini, kami pun mengajukan surat permohonan informasi ini. Tetapi setelah kami coba ternyata gubernur tidak memenuhi apa yang kami minta,” tegas Wayan Adi Sumiarta. Adi Sumiarta menambahkan, sebenarnya jika Gubernur Bali benar-benar terbuka seharusnya data yang diminta dapat dipenuhi, tanpa harus mencari alasan untuk tidak memberikan data yang diminta.
Walhi sebelumnya mengajukkan permohonan informasi terkait dengan keputusan Gubernur Bali mengenai pemberian izin pengusahaan pariwisata alam pada Blok pemanfaatan kawasan Taman Hutan raya (Tahura) Ngurah Rai seluas 102,22 hektar kepada PT. Tirta Rahmat Bahari.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang