Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Parpol Minor Siap Usung Cagub Alternatif

Kamis, 24 Januari 2013, 20:45 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Politisi partai-partai minoritas menyatakan siap mengusung calon gubernur alternatif dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali Mei 2013 mendatang. Kemunculan cagub alternatif ini diharapkan bisa mengimbangi dua paket dari PDIP dan Koalisi Bali Bersatu yang sudah muncul sebelumnya.

Dukungan untuk cagub alternatif ini antara lain muncul dari politisi partai Gerindra, Gusti Bagus Puriarta alias Gus Krobo, Wasekjen Gerindra Ketut Bagiada, SH,  Pembina Gerindra Provinsi Bali Nengah Sulinggih, AA Sumadi Putra dari PDK Bali, dan beberapa pengurus partai lainnya. Hal ini disampaikan dalam Dialog bertema : Mencari Pemimpin Bali yang Berintegritas, Visioner, Terbuka Mengakomodasi Aspirasi Rakyat, yang digelar Koalisi Masyarakat untuk Pilgub Bali (KMPB), di Hotel Inna Bali, Jalan Veteran Denpasar, Kamis (24/1/2013).

Dialog yang dipandu penasihat KMPB Wayan Sudirta, dihadiri  beberapa fungsionaris  dan pengurus parpol, seperti Partai Golkar, Demokrat, PNIM, PKPB, PPP, PKB, Hanura, PPRN, PNBK, dan lain-lain. "Kita sepakat dengan gagasan membangun poros alternatif di Pilgub Bali ini," ujar I Gusti Ketut Puriartha, perwakilan Partai Gerindra, ketika ditemui dalam pertemuan Koalisi Masyarakat untuk Pilgub Bali, di Denpasar, Kamis (24/1/2013).

Perwakilan partai politik kecil lainnya dari PKPB juga mengaku sependapat untuk menghimpun diri mengusung kandidat sendiri di Pilgub Bali. "Meski kita partai kecil, tapi jika kita bersatu, kita dapat mengusung kandidat sendiri di Pilgub Bali," kata Dewa Made Artawan, Sekretaris PKPB Bali.

Sementara perwakilan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (P3I) Wayan Sumardika, mengaku berkoalisi agar dapat berkiprah lebih jauh pada pesta demokrasi lima tahunan di Bali. Selain itu, sejumlah partai kecil lainnya yaitu Partai Merdeka, PKB, PKDI, PPRN dan PKPI juga ikut bergabung dalam poros alternatif yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat untuk Pilgub Bali.

Ketua Koalisi Masyarakat untuk Pilgub Bali, Putu Wirata Dwikora menyatakan, dari seluruh partai itu sudah terkumpul 10 persen. Tinggal menunggu 5 persen lagi untuk bisa mengusung sendiri dalam Pilgub Bali nanti.

“Sampai saat ini, segitu jumlahnya, melalui pernyataan lisan beberapa pengurus partai yang hadir. Mereka menyatakan komitmennya secara terbuka dan semoga jumlahnya tidak menurun, tapi agar bertambah. Namun, menurut pengalaman, ini bisa berkurang kalau setelah acara ini ada yang digoda dan diajak mendukung calon di luar KMPB, atau ditekan, ditawari macam-macam, mulai dari uang, fasilitas, dan lain-lain," kata Putu Wirata.

Sementara itu, PNBKI, Hanura dan PNIM, yang hadir dalam pertemuan itu, meminta waktu untuk menyatakan sikapnya untuk bergabung atau tidaknya. "Jika ketiga partai ini bergabung, maka kami memiliki 17,6 persen suara. Maka dapat mengusung kandidat sendiri. Kami optimistis ketiga partai itu akan bergabung," tegas Wirata.

Wayan Sudirta selaku penggagas aliansi ini menyatakan mengusung kandidat sendiri merupakan target utama terbentuknya aliansi itu. Namun, jika target itu tak tercapai, ia mengaku memiliki skenario lain. 

"Plan A kita adalah mengusung kandidat sendiri di antara dua kandidat yang sudah ada. Kalau plan A tak tercapai, plan B kita adalah membentuk Majelis Rakyat Bali," jelas Sudirta.

Untuk diketahui, hingga saat ini baru dua paket cagub/cawagub yang mengemuka menjelang Pilgub Bali 2013. Koalisi Bali Bersatu sudah ngebut dan menyatakan akan mengusung paket Mangku Pastika-Sudikerta. Sementara PDIP, meski belum resmi mengeluarkan rekomendasi paket, namun nama paket Puspayoga-Agus Suradnyana sudah santer disebut-sebut akan menjadi jago PDIP dalam Pilgub Bali 2013. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami