Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Gagal Kembangkan Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah dinilai gagal dalam upaya pengembangan program pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Kegagalan tersebut terjadi karena pengembangan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang dikembangkan pemerintah cenderung bernuansa proyek.
Direktur Yayasan Wisnu Made Suarnata menyampaikan jika pemerintah serius mengembangkan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat maka pemerintah harus membangun kesadaran dan memunculkan peluang-peluang yang dapat dikembangkan masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka.
Apalagi selama ini upaya membangun kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan pemerintah hanya sebatas kegiatan sosialisasi tanpa pendampingan yang berkelanjutan.
“ada istilahnya jargon proyek penyadaran, tetapi proyeknya sebatas sosialisasi yang mungkin sudah sangat basi dan biasa dilakukan tanpa menggugah, kemasannya memang dibuat penyadaran masyarakat tetapi tetap cara lakunya tetap proyek dan masih seperti dulu-dulu tidak ada proses inovatif,” ujar Made Suarnata.
Made Suarnata berharap pemerintah melakukan evaluasi ulang terhadap konsep pengembangan program pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Jika tetap berbasis proyek maka pemerintah akan tetap gagal membangun kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3329 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 736 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan