Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dikritik dan Disorot, Underpass Bali Akhirnya Dipelaspas
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meski mendapat sorotan dan kritikan dari banyak pihak terkait kwalitas jalan 'underpass' simpang dewa ruci yang dinilai kurang baik, namun pelaksana proyek 'underpass' tampaknya tutup mata.
Bahkan, walau cukup lama menuai kritikan namun pihak Pekerjaan Umum (PU) melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, hari ini tetap ngotot menggelar ritual pamelaspasan.
Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, Ir H Juni Wahjudiono menepis upacara melaspas 'underpas' baru digelar setelah sebelumnya dioperasikan semata-mata akibat ada sorotan berbagai pihak.
"Sebenarnya ini sudah kita rencanakan dari sebelumnya. Kalau mengenai desakan, mungkin karena ketidaktauan beliau yang mendesak," dalihnya, saat ditemui disela pelaksanaan upacara pamelaspasan 'underpass' di Kuta, Selasa (11/6/2013).
Wahjudiono yang didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek 'Underpass' Simpang Dewa Ruci, Hendro Satrio memaparkan jika ada tiga tahapan penting yang diambil dari kearifan lokal sejak awal pengerjaan 'underpass'.
"Sebelumnya, di awal kita sudah melakukan matur piuning. Ditengah kita sudah melakukan pecaruan, dan sekarang ini sesuai dengan kearifan lokal kita sedang melaksanakan pamelaspasan," bebernya.
Terkait pendanaan pamelaspasan, Wahjudiono menyebutkan bahwa sepenuhnya ditanggung dari Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Metropolitan Denpasar. Dari pantauan di sekitar 'underpass' masih saja ada pekerja yang melakukan kegiatan perbaikan jalan meski upacara pamelaspasan sudah digelar. "Memang ada sedikit pembenahan. Tapi secara total, pekerjaan sudah selesai semua," kelitnya.
Mengenai tudinga sejumlah pihak tentang ornamen yang terpampang di dinding 'underpass' yang dinilai murahan, Wahjudiono maupun Hendro Satrio dengan tegas membantahnya dan menyebut ornamen 'underpass' tak murahan.
"Ornamen kita ini mengikuti yang ada di bandara. Materialnya sama seperti itu. Ini bukan murahan. Bahkan khusus untuk ornamen saja, memerlukan dana sekitar Rp 500 juta," tepisnya.
Wahjudiono menuturkan jika peresmian 'underpass' akan dilakukan pada Kamis (13/6) besok. Peresmian 'underpass' yang pertama kali dibuat di Bali itu, ia mengaku rencananya akan langsung dihadiri Menteri PU.
"Saat peresmian akan ada penutupan sebagian jalur untuk penempatan tenda. Jadi mohon dimaklumi jika terjadi sedikit gangguang arus lalu lintas," pintanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang