Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Christiano Ronaldo Korban Politik Pencitraan
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menuding kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan bintang sepak bola Christiano Ronaldo dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai Bali, hanya bagian dari politik pencitraan.
Tudingan tersebut didasarkan pada fakta bahwa lokasi yang menjadi tempat penanaman mangrove merupakan lokasi yang akan direklamasi untuk pengembangan beragam arena wisata air termasuk pembangunan arena formula 1.
Ketua Dewan Daerah Walhi Bali, Wayan Gendo Suardana mengatakan Ronaldo telah menjadi korban dari politik pencitraan. Apalagi Ronaldo tidak mengetahui bahwa lokasi penanaman mangrove merupakan bagian dari kawasan yang akan direklamasi.
“Kasihan juga Ronaldo, ketika dia memuji SBY yang memperpanjang moratorium izin hutan, ternyata dia berada di kawasan yang melanggar inpres tersebut, berikutnya soal SBY juga begitu, ini hanya pencitraan, dia sangat lemah pada fakta , buktinya dia mau melewati jalan tol kemudian berbangga hati memperpanjang inpres moratorium, sementara di kakinya tempat dia lewat di situ ada pelanggaran terhadap inpresnya sendiri,” kata Wayan Gendo Suardana.
Wayan Gendo Suardana menegaskan, apa yang dilakukan Ronaldo pada dasarnya sangat baik bagi upaya membangun kesadaran remaja dalam menjaga dan melestarikan hutan mangrove. Namun sayang aktivitas Ronaldo dimanfaatkan oleh pihak investor untuk pencitraan. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang