Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Hidup Nyaman, Jiwa Kompetisi Orang Bali Jadi Lemah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Praktisi bisnis, Kadek Ageng Pujaastawa menyatakan, minimnya orang Bali yang tertarik dunia dagang, disebabkan oleh kondisi ekonomi Bali yang relatif stabil. Kondisi stabil ini menimbulkan kondisi nyaman, sehingga berdampak pada daya saing masyarakat Bali.
"Jika dilihat dari faktor sosial masyarakat Bali, kondisi ekonimo Bali relatif stabil, dimana di Bali, tidak ada yang kelewat miskin atau kelewat kaya. Jiwa tepo seliro (tenggang rasa) yang kuat di Bali, membuat masyarakat Bali berada dalam kondisi yang nyaman, akibatnya jiwa kompetisi orang Bali menjadi kurang dibanding etnis lainnya," ujarnya.
Jiwa kompetisi orang Bali yang minim, menyebabkan masyarakat Bali hidup standar. Hal ini, kata Kadek, harus disiasati agar jiwa kompetisi bisa ditingkatkan.
"Selama ini kita kurang mampu mengangkat jiwa kompetisi, kehidupan seperti itu akan membawa dampak nyaman, disitulah harus diciptakan suatu pola yang mampu membangun jiwa kompetisi. Ini bisa dilakukan lewat jalur pendidikan, tumbuhkan jiwa seperti itu," ujarnya.
Masyarakat Bali, kata Kadek, sudah mulai mengenal jiwa dagang dari usia 3 tahun. Di usia tersebut, anak-anak di Bali sudah mengenal konsep dagang-dagangan dalam permainan sehari-hari.
Baca juga:
Asal Usul dan Arti Nama Orang Bali
"Semua memiliki potensi untuk menjadi wirausaha. Siapapun bisa jadi dagang, karena sudah ada basic nya. Namun semua history ini dilupakan. Dagang belum menjadi rohnya orang Bali, meski dari kecil sudah mengenal konsep medagang-dagangan," jelas praktisi bisnis di bidang transportasi, perhotelan, dan teknologi komunikasi ini.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman