Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Desak Mangku Pastika Turun, Wedakarna Didemo Forbara

denpasar

Senin, 9 September 2013, 16:08 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Elemen masyarakat Bali yang tergabung dalam Forum Relawan Bali Mandara (Forbara) memprotes pernyataan Rektor Universitas Mahendradata Denpasar Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, yang mendesak agar DPRD Bali menurunkan secara paksa Gubernur Bali, Made Mangku Pastika.

Sebelumnya, pernyataan Wedakarna yang memicu protes itu termuat dalam sebuah media lokal Bali pada 6 September 2013. Aksi protes puluhan anggota Forbara berupa aksi demo hari ini mereka lakukan dengan mendatangi Gedung DPRD Bali sambil membawa sejumlah poster yang berisikan kecaman terhadap Wedakarna.

Ketua Forbara Putu Arsana menyatakan, pernyataan yang disampaikan Wedakarna sangat tidak beralasan dan tidak menunjukkan jika ia seorang intelektual muda Bali. Menurutnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Bali dilantik secara resmi dengan SK Presiden dan dilantik oleh Mendagri.

"Wedakarna katanya dikenal sebagai intelektual namun tidak bertangungjawab dan justru memancing kondusifitas keamanan masyarakat Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika itu dilantik dengan SK Presiden, dilantik oleh Mendagri, dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Bali. Tiba-tiba seorang Wedakarna mendesak agar diturunkan secara paksa," ujarnya, di DPRD Bali, Senin (9/9/2013).

Wedakarna, kata Arsana, sama sekali tidak memahami persoalan tentang reklamasi di Teluk Benoa meski sejumlah penjelasan baik dari eksekutif maupun legislatif soal reklamasi sudah final dan persoalan sudah selesai dengan dicabutnya SK Reklamasi tersebut.

"Tiba-tiba saja Wedakarna mempersoalkan SK Reklamasi dan bahkan meminta DPRD Bali untuk memecat Gubernur Bali. Terus terang saja, berita ini sangat meresahkan Bali, mengganggu kondusifitas Bali," jelasnya. (dws)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami