Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Anas Urbaningrum Siap Ditahan KPK
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Presidium Pengurus Nasional Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Anas Urbaningrum mengaku dirinya sudah siap ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Apa pun yang terjadi saya siap menghadapi tuntutan dari KPK. Karena saya yakin tidak melakukan perbuatan itu, seperti yang dituduhkan KPK," ujar Anas, usai melantik Pengurus Daerah Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) se-Bali di gedung PWI Lumintang Denpasar, Bali, Jumat (6/12/2013).
Anas memandang, KPK memang memiliki wewenang untuk melakukan pemeriksaan kepada setiap warga negara yang dicurigai melakukan tindakan melanggar hukum. Menurutnya, setiap warga negara sama dihadapan hukum, karena itu siapapun melanggar harus siap kena sanksi hukum. "Semua itu sudah dilakukan terhadap saya. Saya pun sudah memberi keterangan sesuai apa yang ditanyakan oleh pejabat KPK tersebut," jelasnya.
Terkait pembentukan organisasi masyarakat PPI, Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini menegaskan jika pihaknya ingin membuat perubahan bangsa Indonesia agar lebih maju. "Kami ingin membuat perubahan agar ke depannya bangsa kita lebih maju. Saat ini bangsa Indonesia menghadapi demokrasi yang belum sepenuhnya bebas atau merdeka, karena itu kami ingin membuat perubahan agar rakyat lebih baik," tegasnya.
Anas optimis, ormas PPI akan terus maju ke depan. Baginya, keberadaan ormas ini tidak semata-mata tergantung dari dirinya sendiri, melainkan semua elemen masyarakat yang selama ini ingin melakukan perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Ormas PPI tidak selalu terus bergantung saya, tapi dalam situasi dan keadaan apapun, ormas ini tetap melangkah bergerak maju. Karena pengurus ini dari berbagai elemen masyarakat dan keberadaannya independen," paparnya.
Mantan Ketua Umum HMI mengakui jika posisi ormas ini independen, siapa pun bisa bergabung dari kelompok atau partai politik mana pun dipersilakan bergabung. "Silahkan bergabung, karena ormas ini independen. Tidak boleh takut bergabung dengan PPI. Dan parpol tidak perlu takut atau mencurigai. Ormas PPI ini tidak menjadi pesaing atau kompetitor," pungkasnya.[dws]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan