Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologis Pembunuhan Perwira Polda Bali

denpasar

Senin, 16 Desember 2013, 19:54 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Tewasnya Perwira Polda Bali bernama Kompol Putu Suarsa (52) yang bertugas sebagai Kasubdit Kasubdit Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti Polda Bali diduga dilatarbelakangi motif hutang piutang.

Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu menegaskan peristiwa penganiayaan yang berujung tewasnya korban akibat hutang piutang. Ia menuturkan jika pelaku bernama M Subhan (32) memiliki hutang dengan korban sebesar Rp 4 juta.

"Dari jumlah hutang itu, pelaku baru membayar sekitar Rp2,5 juta sehingga sisa hutangnya tinggal Rp1,5 Juta hendak ditagih korban," ujar Benny di Mapolres Badung, Senin (16/12/2013).

Menurut Benny, korban yang tinggal di Jalan Diponegoro Gang II Nomer 2, Denpasar itu awalnya mendatangi pelaku yang tinggal di Jalan Kerta Dalem Sari IV, Sidakarya, Sesetan Denpasar Selatan pada Minggu 15 Desember 2013 sekitar pukul 18.00 Wita. "Motifnya awal mula hutang piutung. Korban mencoba untuk menagih hutangnya kepada pelaku," jelas Benny
 
Mantan Kapolda Bengkulu itu menuturkan, saat ditagih hutang itulah kemungkinan terjadi kesalahpahaman dan terjadilah keributan yang berujung pembunuhan keji. Pelaku, kata Benny menghabisi korban dengan cara menikam ke bagian tubuh belakang korban sehingga salah satu Perwira Polda Bali itu bersimbah darah dan meregang nyawa. "Mungkin miskonunikasi sehingga terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal," tuturnya.

Benny hingga kini belum melihat kondisi langsung korban, namun dari laporan stafnya, diketahui jika korban mengalami luka cukup parah akibat ditusuk dari arah belakang. Puas menghabisi korban, pelaku lalau kabur dengan mengggunakan sepeda motor Yamaha Mio DK 3602 AE. "Petugas masih memburu pelaku yang diduga hendak kabur ke Jawa," pungkasnya. [dws]

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami