Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Prabowo: Sistem Pemerintahan Kita Lemah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan kuliah umum di Pondok Pesantren Darussalam dan Institut Agama Islam Darussalam Ciamis, Jawa Barat. Kuliah umum itu diikuti lebih dari 1.000 pembina, siswa, mahasiswa, dan santri pondok pesantren tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti sistem pemerintahan yangg lemah, tidak efisien, dan korupsi. "Saya tidak menjelekkan nama atau sebut nama. Anda tolong cermati yang saya kritik adalah sistem yang kita semua bangun ini sangat lemah, tidak efisien dan terlalu banyak korupsi," kata Prabowo, Jumat (3/1/2014)
Prabowo juga berinteraksi dengan para mahasiswa dan santri dengan melontarkan pertanyaan. "Kalian sekarang saya tanya, mau kantor bagus atau pelayanan dan infrastruktur jalan yang bagus?" tanya Prabowo yang langsung dijawab serentak oleh para peserta kuliah.
Prabowo juga menjelaskan kebocoran anggaran negara lebih dari Rp1.000 triliun. Bagaimana mau membangun kalau uangnya tidak ada, bocor kemana-mana, dan tidak digunakan untuk kepentingan rakyat.
"Kuncinya adalah pemerintah yang bersih yang mampu menutup kebocoran-kebocoran itu. Kita gunakan sumber daya uang anggaran tersebut untuk pambangunan menuju Indonesia yang produktif, bukan Indonesia yang konsumtif, kata Prabowo.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6978 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3517 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan