Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Petani Wangaya Gede Ditemukan Tewas di Sungai
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sosok mayat laki-laki ditemukan oleh warga di sebelah kawasan hutan Munduk Pikat atau di sekitar sungai Tukad Yeh Telengis, perbatasan Desa Wangaya Gede dengan Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Senin (20/1).
Setelah dicek ternyata korban adalah Ketut Sukarjana (47) warga Banjar Bengkel, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel. Korban diduga meninggal dunia karena penyakit epilepsi yang diidapnya kumat saat berusaha mengalirkan air sungai ke lahan persawahanya.
Korban pertama ditemukan dalam posisi tengkurap oleh saksi Ketut Ardika ( 34) asal Banjar Bengkel Anyar Desa Sangketan. Saat itu sekitar pukul 12.00 Wita,saksi yang sedang melintas di sekitar TKP, melihat sosok orang dalam posisi terlungkup di sungai. Wajah korban terendam air sungai. Tak ayal saksi kemudian mendekati korban. Namun korban tak bangun-bangun, saksi kemudian melaporkan hal itu kepada warga yang ada di desa.
Tak beselang lama warga, polisi dan aparat desa datang ke lokasi. Korban kemudian dievakuasi melalui subak munduk pikat desa wangaya. Menurut informasi dari keluarga, korban mamang mengidap penyakit epilepsi.
Keluarga tidak ada kecurigaan kalau korban meninggal karena tak wajar. Pihak korban menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan