Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pasien Suspect Virus MERS ke-3 Masuk RS Sanglah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, untuk ketiga kalinya kembali menerima seorang pasien suspect virus MERS. Pasien ini sebelumnya diketahui baru pulang dari umroh pada akhir bulan April lalu. Pasien suspect MERS ini berinisial HEN umur 50 tahun. Pasien ini merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Daerah Karangasem Bali.
Setibanya di Rumah Sakit Sanglah Denpasar, pasien suspect virus MERS ini langsung dimasukkan ke Sal Nusa Indah. Sal ini merupakan ruang perawatan khusus sekaligus isolasi bagi pasien suspect virus MERS.
Sebelum di bawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, pasien ini sempat dirawat di RSUD Karangasem dengan keluhan panas badan tinggi, batuk, pilek, dan juga sesak nafas.
"Pasien diketahui baru pulang umroh dari Tanah Suci pada 29 April lalu,"jelas seorang tenaga medis yang enggan namanya ditulis.
Sebelumnya, RS Snaglah Denpasar juga menerima dua orang pasien suspect MERS. Namun keduanya dinyatakan negatif terkena virus MERS dan hanya mengalami gangguan paru biasa.
Meski Bali masih negatif pasien virus MERS, namun warga Bali diimbau agar tetap waspada. Alat pemantau suhu tubuh juga telah dipasang di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Bali.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2744 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1961 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun