Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Puluhan Hotel Bersatu Bersihkan Sampah Plastik di Pantai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai bentuk kepedulian atas permasalahan sampah, utamanya sampah plastik di pantai dan sungai, Bali Hotel Association (BHA) akan melakukan gerakan kebersihan pantai dengan membersihkan dan mengumpulkan sampah tersebut.
Aksi sosial ini dilakukan secara serentak pada Sabtu (20/9) di beberapa kawasan pantai dan aliran sungai di sejumlah kawasan pantai dan sungai di Bali di Pantai Nusa Dua, Legian Kuta, Seminyak, Tabanan bahkan hingga ke sungai yang ada di Ubud.
Director in charge of Environmen Bali Hotel Association (BHA), Clinton Lovell menyatakan akan ada lebih dari 67 hotel dan 6 organisasi yang menggalang ribuan karyawannya serta siswa sekolah akan bergabung untuk menjalankan gerakan kebersihan pantai ini.
"Kegiatan serentak yang melibatkan 1650 Sukarelawan atau voulentir ini, digelar sehubungan dengan kampanye Internasional 'Costa Clean-Up' di delapan lokasi pantai di Badung, Tabanan serta aliran sungai di Ubud secara serentak," kata Clinton.
Clinton memaparkan bahwa melalui peringatan gerakan kebersihan pantai ke-29 ini, pihaknya berharap bisa turut serta dalam menjaga lingkungan Bali, seperti membuang sampah pada tempatnya, penanaman lahan gundul, serta senantiasa memberikan pendidikan dan sosialisasi mengenai cara mengelola sampah serta dampaknya untuk lingkungan sekitar.
"Aksi seperti ini sud kedua kalinya digelar oleh BHA dengan jumlah peserta yang meningkat tajam. Tahun lalu hotel yang terlibat hanya 12 kini meningkat menjadi 67 hotel dan 6 organisasi lainnya. Harapan kami, langkah ini juga bisa menimbulkan kepedulian semua pihak untuk menjaga lingkungan. Bersama kita dapat mencapai apa yang kita inginkan," harapnya.
Clinton juga berharap sinergitas antara pemerintah dengan pihaknya ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi dalam mengatasi sampah di pesisir pantai ini. Ia mengakui, langkah untuk mengatasi sampah ini tidak bisa hanya dilakukan sekali atau dua kali, namun mesti dilakukan secara berkelanjutan.
"Selain itu, juga diperlukan teknologi untuk mengelola sampah plastik ini menjadi aset yang bermanfaat. Termasuk juga peran semua pihak untuk menggunakan alat ramah lingkungan sebagai pengganti plastik ini," tegasnya.
Lebih jauh Clinton memaparkan jika ribuan peserta ini akan terbagi menjadi 8 zona dengan melakukan kegiatan secara serempak di pantai dan sungai yaitu pembersihan pantai dan sungai. Hasil dari kegiatan ini, jelas Clinton, nantinya akan dilaporkan ke 'Intenasional Coastal Clean-Up'.
"Tahun lalu BHA berhasil mengumpulkan total sampah seberat 142,6 Kg, dengan 7.565 jenis barang yang berasal dari bahan plastik, kotak bekas, perangkat alat makan, kaleng minuman, rokok, barang bekas rumah tangga hingga tumpukan sepatu bekas," pungkasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan