Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
99 Persen Ekonomi Internet di Indonesia Dikuasai Asing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
99 persen kue hasil ekonomi internet di Indonesia masih dikuasai asing. Hanya sebagian kecil yang bisa dinikmati pengusaha IT Indonesia. "Saat ini, 99 persen ekonomi internet di Indonesia dikuasai asing, semuanya, mulai games, web, mobile application, aneka produk IT. Angkanya itu lebih dari Rp 70 triliun per tahun, itu angka tahun 2012. Saat ini mungkin sudah lebih," jelas James Tomasouw dari Klik Indonesia, dalam seminar IT di STMIK Primakara, Sabtu (27/9/2014).
Keuntungan sebesar itu, jelas James, didapat dari berbagai hal, mulai dari ongkos berinternet, iklan, e commerce, dan hal lainnya yang tidak disadari pengguna internet.
"Jika ditambah film kartun yang di tv, operator internet yang hampir semuanya asing, nilainya lebih besar lagi, jadi yang menikmati ekonomi internet Indonesia itu asing, hanya 0,01 persen yang dinikmati orang Indonesia. Salah satu contohnya aplikasi whatsup dari Amerika, yang bisa meraup sekitar 25 juta dollar per tahun di Indonesia,"ujarnya.
Oleh sebab itu, James dan beberapa rekan kemudian menggagas organisasi Klik Indonesia, yang bertujuan mengangkat dunia IT Indonesia, terutama produk dan kontennya
James Tomasouw menjelaskan, Klik merupakan singkatan dari Kekuatan Lokal Internet Konten. Klik Indonesia dibentuk untuk memajukan konten dan produk IT lokal Indonesia agar tidak kalah dengan buatan negara asing.
"Saat ini kita belum memiliki kedaulatan IT. Semuanya masih didominasi asing. Namun setelah berdirinya Klik Indonesia, kini sudah ada ada konten asli Indonesia yang berhasil, Klik Indonesia sudah berhasil menemukan konten lokal yang bagus,"ujarnya.
Sementara itu, untuk memajukan konten dan produk IT lokal Bali, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Primakara dan Klik Indonesia, hari ini, Sabtu (27/9/2014) menandatangani perjanjian kerjasama di bidang pengembangan konten IT lokal Bali.
Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Ketua STMIK Primakara I Putu Agus Swastika dan James Tomasouw dari Klik Indonesia.
"STMIK Primakara sangat bangga dan berbahagia dapat menjalin kerjasama dengan Klik Indonesia dalam pengembangan technopreneur mahasiswa dan pelaku pengembang aplikasi dan konten di Bali. Semoga kerjasama ini dapat menjembatani para developer dan creator produk lokal Indonesia untuk maju dan berkembang bersama dengan memajukan konten atau produk lokal," ujar Agus Swastika.
Agus Swastika menambahkan, lewat kerjasama ini, diharapkan akan terwujud kemampuan teknologi dan informasi komunikasi (TIK) bangsa yang mandiri dan tidak bergantung pada produk digital asing.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan