Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Polda: Segera Diperiksa, Ketua DPRD Bali Tidak Kebal Hukum
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polda Bali telah menjadwalkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama bersama anaknya Gede Made Dedy Pratama serta notaris Ketut Nuridja atas dugaan pemalsuan sertifikat tanah seluas 470 m2 di Desa Beraban, Kediri, Tabanan.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto menyatakan tahapan setelah mengirim SPDP adalah pemeriksaan terhadap tersangka. Namun, ia mengakui hingga kini belum menerima laporan dari penyidik soal kepastian jadwal pemeriksaan terhadap mantan Bupati Tabanan dua periode itu.
"Belum tahu kapan tersangka diperiksa. Tetapi penyidik tentunya sudah menjadwalkan semuanya. Saksi-saksi sudah dimintai keterangan termasuk bukti-bukti juga sudah diperiksa," ujar Hery, Jumat (28/11/2014).
Hery optimis, Polda Bali tidak akan menemui hambatan untuk memeriksa ayah dari Bupati Tabanan Putu Eka Wiryastuti itu. Menurutnya, sesuai Undang-Undang Susduk (susunan dan kedudukan) DPRD, polisi bisa langsung memeriksa ketua maupun anggota dewan yang terlibat suatu perkara pidana tanpa harus mengajukan izin ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Mantan Kabid Humas Polda Bengkulu itu juga menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk politisi senior PDIP Bali itu.
"Di mata hukum semua sama. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dan kewajiban polisi memberikan kepastian hukum kepada pelapor," tegas Alumni Akpol 1990 ini.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama bersama anaknya Gede Made Dedy Pratama serta notaris Ketut Nuridja ditetapkan tersangka setelah dilaporkan Mangku Sarja terkait pemalsuan sertifikat tanah seluas 470 m2.
Selain itu, korban juga melaporkan Wiryatama dan notaris Nuridja terkait dugaan penggelapan dan pemalsuan akta otentik 15 sertifikat seluas 2,5 hektar di Desa Beraban, Kediri, Tabanan.
Pasca ditetapkan tersangka, politisi penguasa Kabupaten Tabanan selama 10 tahun itu, menghilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan