Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
PM Abbott Desak Jakarta Beri Grasi Terpidana Mati Australia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PM Tonny Abbott mengulangi lagi desakannya kepada Indonesia untuk tidak mengeksekusi dua terpidana mati kasus narkoba asal Australia, setelah Presiden Jokowi menolak grasi keduanya.
"Australia menentang hukuman mati di dalam dan luar negeri," ujar Abbott dalam pernyataannya. "Sementara Australia menghormati kedaulatan Indonesia, kami meminta Indonesia menarik kembali keputusan mengeksekusi dua warga Australia."
Abbott dua kali berkirim surat ke Presiden Jokowi, untuk meminta agar Myuran Sukumaran dan Andrew Chan tidak dieksekusi. Indonesia tetap pada keputusannya akan mengeksekusi keduanya. Indonesia, Kamis (22/1), menolak grasi Andrew Chan. Bersama Sukumaran, Chan akan menjalani hukuman mati.
Canberra telah membuat pernyataan tingkat tinggi kepada Jakarta. Abbott telah dua kali berkirim surat, dan Menlu Julie Bishop menakan Jakarta di semua level diplomatik. Abbott mengatakan; "Hak prerogatif berupa pengampunan harus diperluas kepada Sukumaran dan Chan."
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3329 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 736 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan