Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dadong Sangka Tewas Terseret Arus Tukad Yeh Ho
Rabu, 15 April 2015,
23:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ni Nengah Sangka (80), dadong (nenek) asal Banjar Dinas Tibu Poh Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, ditemukan tewas mengambang di Tukad (Sungai) Yeh Ho di Banjar Dinas Tibu Poh, Desa Blumbang Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Rabu (15/4/2015) .
Jenasah korban ditemukan pertama kali oleh Kelihan Dinas Tibubiu I Nyoman Abdiasa (46) yang juga anak korban sekitar pukul 06.00 Wita, kemarin. Posisi jenazah korban miring, tanpa busana, kaki di utara sementara posisi kepala korban di selatan.
“Korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 06.00 wita, setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih enam jam. Jenasah korban ditemukan di sungai Yeh Ho desa Tibu Biu,” jelas Kapolsek Kerambitan Kompol I Gede Made Punia seijin Kapolres Tabanan AKBP Komang Suartana, Rabu (15/4).
Sehari sebelum ditemukan dalam keadaan mengambang, korban pergi ke sungai untuk mandi sekitar pukul 17.00 Wita, Selasa (14/4). Diduga karena kakinya terpeleset, korban kemudian terjatuh dan diseret arus sungai yang saat itu deras. Anak korban Nyoman Abdiasa sudah curiga karena hingga sore dan menjelang malam, korban belum pulang.
Abdiasa kemudian mencari tahu keberadaan korban ke seluruh sanak keluarganya. Namun tak satupun keluarga korban mengetahui keberadaanya. Abdiasa kemudian memutuskan mencari korban ke sungai yang tidak jauh dari rumahnya. Karena saat itu air sungai cukup deras dan habis hujan, pencarian mulai dari jam 19.00 wita sampai pukul 24.00 wita.
Karena suasana gelap, pencarian pun dihentikan. Pencarian dilanjutkan, Rabu pagi kemarin. Akhirnya korban ditemukan di sungai Yeh Ho desa Tibu Biu dalam keadaan tanpa busana dengan posisi miring.
“Tubuh korban ditemukan tersangkut di batu besar kurang lebih satu kilo dari sungai dekat tempat tinggalnya,” jelas Punia.
Jenzah korban kemudian dievakuasi menuju rumah duka.
Dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas almarhum mengalami sejumlah luka lecet di bagian punggung, paha kanan, telinga bangian kiri dan dada kanan. “Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah,” tandas Punia.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026